4 Keunggulan Reksadana Terproteksi, Alternatif Investasi di Masa Pandemi

POJOKSATU.id – Berbagai upaya penguatan telah dilakukan oleh pemerintah di seluruh dunia agar ekonomi tidak jatuh ke jurang resesi akibat pandemi virus corona (Covid-19). Salah satunya adalah kebijakan pemerintah Amerika Serikat yang didukung bank sentral, The Fed, untuk mengeluarkan stimulus ekonomi jumbo.


Hingga kuartal 1/2021, neraca The Fed terus melonjak hingga menyentuh US$5 Triliun. Peningkatan ini membuat banjir dolar ke berbagai belahan dunia termasuk ke Indonesia melalui pasar modal, surat utang negara, dan surat utang korporasi.

Banjir dana murah membuat pasar keuangan Tanah Air lebih rentan karena didominasi oleh investor asing. Bila investor asing menarik dananya secara besar-besaran akibat kebijakan lanjutan dari The Fed maka pasar keuangan akan melemah.

Kondisi inilah yang kemudian mendorong para investor makin tertarik melirik alternatif investasi yang aman dan tahan dari volatilitas. Apalagi situasi ekonomi diprediksi baru akan membaik setelah pandemi akibat virus Covid-19 benar-benar reda.


Untuk bersiap menghadapi risiko volatilitas ekonomi ini, maka penggunaan aset lindung nilai atau safe haven menjadi sebuah keniscayaan. Salah satu instrumen investasi yang banyak dilirik adalah investasi reksadana terproteksi.

Secara umum, reksadana merupakan kumpulan dana dari para investor yang dikelola oleh Manajer Investasi. Para investor mempercayakan dana mereka kepada Manajer Investasi untuk ditempatkan di berbagai instrumen seperti saham, obligasi atau jenis investasi lainnya sesuai prospektus.

Pada investasi dalam reksadana terproteksi, investor mempercayakan sejumlah dana untuk dikelola oleh Manajer Investasi pada jangka waktu tertentu yang telah disepakati dengan pengembalian 100% pokok investasi investor pada saat jatuh tempo. Selanjutnya, Manajer Investasi akan menginvestasikan dana yang ada pada instrumen yang aman seperti obligasi.

Pada perkembangannya, reksadana terproteksi menjadi banyak dipilih lantaran memiliki sejumlah keunggulan yang menguntungkan investor antara lain:

1. Mudah dan praktis

Saat berinvestasi pada instrumen reksadana, investor tidak perlu repot mengelola dana karena sudah dibantu oleh seorang Manajer Investasi bersertifikasi. Investor tidak perlu lagi repot memikirkan aset investasi apa yang sebaiknya dibeli.

Selain itu, investor tidak perlu ikut secara aktif mengamati perkembangan di pasar saham maupun pasar obligasi. Pengalaman yang dimiliki oleh masing-masing Manajer Investasi akan menjadi nilai tambah yang menguntungkan investor.

2. Aman

Investasi reksadana terproteksi relatif aman karena dana investor biasanya ditempatkan pada instrumen obligasi dengan rating Investment Grade (layak investasi) seperti obligasi pemerintah. Rating investment grade ini biasanya dikeluarkan oleh lembaga pemeringkat dengan standar tertentu untuk menilai kemampuan penerbit obligasi melunasi kewajibannya.

Obligasi layak investasi dapat dilihat dari kondisi keuangan perusahaan atau lembaga penerbit untuk mengukur kemampuan dalam membayar bunga dan pelunasan pokok pinjaman. Faktor lain yang mempengaruhi tingkat kelayakan adalah pertumbuhan industri, stabilitas, dan struktur permodalan.

Penempatan dana investor pada instrumen dengan peringkat layak investasi akan memberi perlindungan maksimal pada dana investor. Dengan begitu pengembalian 100 persen dana nasabah pada saat jatuh tempo bisa terpenuhi.

Untuk melindungi dana investor, pada reksadana terproteksi manajer investasi menggunakan strategi investasi pengelolaan pasif. Dengan strategi ini, Manajer Investasi tidak secara aktif melakukan jual beli obligasi, seperti yang terjadi pada reksadana obligasi atau reksadana pasar uang, sehingga risiko capital loss bisa dihindari.

3. Imbal hasil maksimal

Investasi pada obligasi juga memberi keuntungan pada investor dari pembayaran imbal hasil berupa kupon secara berkala setiap 3 bulan, 6 bulan, atau setahun. Selain itu, nilai imbal hasil atau bunga yang diperoleh dari investasi reksadana relatif lebih tinggi dibanding produk perbankan lainnya seperti tabungan dan deposito.

Pemilihan reksadana sebagai instrumen investasi akan lebih menguntungkan karena nilai bunga yang kompetitif. Hal ini berbeda dengan bunga tabungan dan deposito yang cenderung turun mengikuti kebijakan bunga acuan dari bank sentral.

4. Jangka waktu yang relatif singkat

Jangka waktu reksadana terproteksi ini biasanya relatif lebih singkat, sekitar 3 tahun. Meski begitu ada kondisi dimana nasabah bisa mencairkan dana mereka sebelum jatuh tempo melalui mekanisme exit window, namun pencairan pada saat exit window ini akan mengacu kepada nilai pasar.

Keuntungan tidak langsung dari investasi di reksa dana adalah mengurangi risiko melalui diversifikasi dengan alokasi ke berbagai jenis aset investasi. Jadi, selain lebih aman, Anda juga mendapat pengembangan aset yang maksimal melalui pendekatan investasi secara portofolio.

Anda bisa memulai investasi reksadana terproteksi melalui layanan produk reksa dana di DBS Treasure. DBS Treasure merupakan layanan prioritas kepada nasabah Bank DBS dengan minimum penempatan dana lima ratus juta rupiah.

Menggunakan layanan DBS Treasure akan membantu Anda dalam mengelola aset dengan manajemen kekayaan atau wealth management yang meliputi layanan penasihat investasi dan perencanaan keuangan. Bersama layanan wealth management DBS Treasures, Anda bisa memperhitungkan semua kebutuhan keuangan di jangka panjang, melakukan persiapan dan investasi yang tepat, sehingga dapat mencapai kemandirian finansial.

Sebagai bagian dari nasabah DBS Prioritas, di DBS Treasures Anda akan didampingi oleh Relationship Manager yang ahli di bidang pengelolaan instrumen investasi. Para relationship manajer juga selalu mengikuti perkembangan ekonomi global, hingga mencermati risiko pasar. Para Relationship Manager ini akan menjadi mitra Anda untuk mencapai tujuan keuangan dalam pengelolaan aset kekayaan.

Saat memutuskan membeli reksadana terproteksi melalui layanan DBS Treasures, Anda akan mendapatkan berbagai keuntungan di antaranya sebagai berikut:

– Investasi pada aset terpercaya karena rangkaian produk Reksadana Terproteksi yang dipilih dikelola oleh Manajer Investasi terkemuka.
– Mendapat panduan agar bijak berinvestasi dengan dukungan wawasan akan manfaat dan risiko investasi dari para manajer investasi berpengalaman dan handal.
– Pembayaran kupon secara berkala
– Mendapat informasi terupdate mengenai perkembangan terkini pasar finansial.

Berinvestasi menjadi solusi bagi Anda yang ingin memaksimalkan rencana keuangan untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan. Untuk investasi jangka menengah, pilihan Reksadana Terproteksi bisa menjadi pilihan yang tepat karena  mendapat pengembalian yang relatif lebih tinggi dibandingkan produk perbankan tradisional. Aset Anda pun aman dan terlindungi dari volatilitas ekonomi yang terjadi.

(adv)