Galung Langkis Genjot ABG di Gang, Rumah Dan Hotel, Ancam Bom Rumah Korban

Kapolres Karangasem, AKBP Ni Nyoman Suartini memperlihatkan barang bukti kasus pencabulan anak. Foto Dewa Ayu Pitri Arisanti/Radar Bali

POJOKSATU.id, BALI – I Wayan Gunawan alias Galung Langkis menggenjot anak baru gede (ABG) di gang, rumah dan hotel dengan modus pengobatan.


Galung Langkis menyebut korban kerasukan makhluk halus dan harus diobati. Caranya, pelaku dan korban harus berhubungan.

Setelah berulang kali berhubungan, korban mulai menolak. Namun pelaku mengancam remaja putri berusia 16 tahun itu.

Pelaku mengancam akan mengebom rumah korban dan membunuh adiknya jika tak mengikuti kemauannya.


Sejak pelaku melakukan pengancaman, korban terus merasa ketakutan.

Kepada ibunya, korban mengaku jika hidupnya selalu dihantui rasa cemas dan tidak tenang.

Apalagi saat korban mengingat kata-kata Galung Langkis yang mengatakan akan mengebom rumah korban dan akan membunuh adiknya bila tidak mengikuti keinginannya.

BACA: Modus Usir Makhluk Halus, Residivis Gencot ABG Puluhan Kali

Kata-kata itu yang terus diingat oleh korban hingga membuatnya trauma.

Kapolres Karangasem, AKBP Ni Nyoman Suartini di Polres Karangasem, mengatakan, setelah mempengaruhi kejiwaan korban dengan melakukan pengancaman, pelaku seperti berada di atas angin.

Awalnya pria asal Bangli yang tinggal di Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem ini hanya melakukan pencabulan di rumah kosong dengan dalih pengobatan.

Belakangan, pelaku mulai nekat mengajak korban ke hotel untuk berhubungan.

“Pencabulan yang dilakukan pelaku terjadi puluhan kali di sejumlah TKP. Selain hotel dan rumah kosong, aksi itu juga terjadi di rumah pelaku, rumah korban, bahkan di gang,” terang AKBP Ni Nyoman Suartini, dilansir Radar Bali.

Berusaha Kabur Saat Hendak Ditangkap

Kasat Reskrim Polres Karangasem, AKP Aris Setyanto mengatakan, saat hendak ditangkap di rumahnya, tersangka sempat berusaha kabur.

Polisi dan pelaku sempat terlibat aksi kejar-kejaran. Namun polisi berhasil meringkus pelaku.

“Tersangka akhirnya berhasil kami amankan hari itu juga di wilayah Karangasem,” tukas AKP Aris Setyanto. (rb/ayu/pra)