DPR Tantang Jokowi Turun Gunung Atasi Puluhan TKA asal China Masuk ke Indonesia saat PPKM Darurat

Presiden Jokowi- Foto Setkab
Presiden Jokowi- Foto Setkab

POJOKSATU.id, JAKARTA- Anggota DPR RI Komisi V Sahrul Aidi menantang Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun gunung mengatasi masalah masuknya puluhan TKA asal China ke Indonesia di saat PPKM Darurat.

“Presiden Turun Tangan dan Tegas Hentikan Masuknya TKA Asing Saat Pandemi,” ujarnya kepada wartawan dalam keterangannya diterima Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (8/7/2021).

Ia juga meminta Presiden Jokowi mentup akses bandara Internasional sebagai pintu masuknya TKA China ke Indonesia.

Tak hanya itu, orang nomor satu di Indonesia itu juga diminta mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) perihal dengan hal tersebut.


“Jalur internasional sebagai pintu masuk TKA ini segera ditutup. Kapan perlu presiden keluarkan Perpres terkait ini,” kata Sahrul.

Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jika akses bandara internasional dibirkan dibuka bukan tidak mungkin PPKM Darurat yang diterapkan pemerintah akan gagal karena akan berpotensi masuknya virus varian baru.

“Perjalanan internasional baik itu melalui moda darat, laut dan udara harus dilarang, karena selama ini telah terbukti sumber Covid-19 dan beberapa variannya memang selalu berasal dari luar negeri,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sebanyak 20 TKA China tiba di Bandara Hasanuddin, Makassar, Sulsel, pada Sabtu (3/7) malam.

Kedatangan itu masuk pada hari pertama PPKM Darurat Jawa-Bali.

TKA asal China tersebut masuk ke Sulawesi untuk bekerja di perusahaan smelter yang terletak di Kabupaten Bantaeng, Sulsel.

Kepala Divisi Imigrasi wilayah Sulsel, Dodi Karnida, mengatakan TKA tersebut tiba di Makassar melalui penerbangan domestik dari Jakarta.

“Kalau toh ada itu, sudah isolasi Mandiri di Jakarta, karena bandara Sultan Hasanuddin tidak dibuka Internasional kan,” kata Dodi, Minggu (4/7).

Ia menambah kedatangan mereka di masa PPKM Darurat Jawa-Bali atas dasar izin pemerintah.

TKA bisa masuk ke Indonesia jika sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) untuk ditempatkan bekerja di proyek strategis nasional.

“TKA boleh masuk, tapi TKA yang masuk dalam bekerja proyek strategis nasional yang ditentukan oleh Peraturan Presiden. Jadi di Sulsel, ada proyek strategi nasional yang di Bantaeng,” ungkapnya.

(muf/pojoksatu)