WNA Korea Ditangkap Kasus Penemuan Mayat Kota Bogor, Statusnya Saksi, Lalu Siapa Pelaku Sebenarnya?

lokasi penemuan mayat wanita korban mutilasi

POJOKSATU.id, BOGOR— Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengaku telah memeriksa seorang WNA Korea terkait penemuan mayat di Tanah Baru, Kota Bogor.

Namun status WNA Korea ini masih saksi. Lalu siapa pelaku pembunuhan seseungguhnya?

Sejumlah orang yang diperiksa terkait kasus ini statusnya masih saksi.

Polisi menduga korban yang merupakan wanita bertato ini sudah meninggal selama lima hari terakhir.


Seperti diketahui, sesosok mayat wanita diduga korban mutilasi ditemukan di Jalan Raden Ka An Tanah Baru, Tanah Baru, Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa malam (6/7/2021).

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, mereka masih mendalami kasus kematian perempuan yang ditemukan di dalam mobil hitam Mitsubishi Grandis, di bengkel mobil Autocillin ini.

Kombes Susatyo mengaku telah memeriksa seorang warga negara asing (WNA) berkebangsaan Korea terkait kasus penemuan mayat tersebut.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” ujarnya, Rabu siang (7/7).

Meski demikian, semua yang diperiksa tersebut statusnya masih saksi. Polisi menduga korban sudah meninggal dunia selama lima hari terakhir.

“Diduga sudah berada lima hari disini. Posisi korban ditemukan ada dalam kotak dibagian belakang bengkel,” kata Kapolresta.

Meski demikian, dilanjutkan Kapolresta, untuk kepastian lebih lanjut pihaknya masih melakukan penyelidikan sampai saat ini.

“(Nanti) selebihnya hasil penyelidikan kami akan sampaikan setelah selesai melakukan olah TKP,” ujarnya.

Mayat Wanita Bertato

Mayat wanita bertato itu ditemukan sekitar 16:00 WIB.

Jenazah ditemukan berada di dalam salah satu bengkel mobil bernama Autocilin.

Sementara, posisi mayat sendiri ditemukan dalam kotak yang tersimpan di bagian pojok bengkel.

Adapun, jenazah wanita ini diketahui memiliki ciri-ciri mempunyai tato dibagian tubuhnya.

Ketua RT 07/04, Kelurahan Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara, Hamzah Sudrajat (50) mengatakan, jasad wanita tersebut diketahui pertama kali sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu, Hamzah mendapatkan telepon dari pihak pengelola bengkel mobil Autocillin untuk datang.

Saat tiba di bengkel, ia merasa aneh lantaran dirinya mencium bau bangkai yang sangat kuat yang berasal dari dalam bengkel.

“Ternyata bau bangkai itu berasal dari salah satu mobil di bengkel itu. Saat diselidiki ternyata ada jasad wanita bertato yang sudah membusuk di dalam mobil,” katanya.

Menurutnya, berdasarkan hasil informasi dari pengelola bengkel, diketahui mayat tersebut berjenis kelamin perempuan.

Korban juga diketahui sebagai konsumen bengkel tersebut.

“Wanita. Katanya di mutilasi, cuma bagian apanya saya kurang tahu. Bukan pegawai, katanya konsumen,” tukasnya.(ral/rbg/pojoksatu)