Tips Isolasi Mandiri di Rumah, Wajib Punya 3 Alat Ini

dr RA Adaninggar SpPD

POJOKSATU.id, JAKARTA – Dokter spesialis penyakit dalam dr RA Adaninggar SpPD membagikan tips isolasi mandiri di rumah.

Isolasi mandiri atau isoman marak dilakukan masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 karena rumah sakit sudah penuh.

“Lalu banyak juga yang bingung ya, apa yang harus dilakukan selama isolasi mandiri. Isolasi mandiri itu bukan liburan ya,” ucap dr RA Adaninggar dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, @drningz, dikutip Pojoksatu.id, Minggu (4/7).

“Jadi isolasi mandiri itu artinya kita tetap sakit, tapi kita gak ada tempat di rumah sakit. Jadi kita di rumah tetap harus memonitor gejala dan kondisi,” sambungnya.


Ia mengatakan kondisi tubuh harus selalu dimonitor saat isolasi mandiri.

“Seperti suhu, tekanan darah, lalu kondisi-kondisi seperti saturasi oksigen, itu juga harus selalu dimonitor,” ujarnya.

Tiga Alat Wajib Isolasi Mandiri

Dokter cantik ini menunjukkan beberapa alat monitoring kondisi tubuh yang bisa dipakai di rumah, terutama saat isolasi mandiri.

Tiga alat tersebut yakni oxymeter, thermometer, dan tensimeter.

Oximeter digunakan untuk mengukur persentase saturasi oksigen (SpO2).

Thermometer berfungsi untuk mengukur suhu atau temperatur, serta perubahan suhu badan.

Sedangkan tensimeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur tekanan darah.

“Ini adalah alat-alat untuk mengukur tanda vital. Apa saja tanda vital itu? Tanda vital itu adalah rasio oksigen, suhu tubuh dan tekanan darah,” sambung dr RA Adaninggar.

Ia menjelaskan, penurunan saturasi oksigen merupakan salah satu penanda awal terjadi perburukan akibat Covid-19.

“Selalu terapkan protokol kesehatan dan lakukan isolasi mandiri dengan benar supaya tidak menulari anggota keluarga yang lain,” imbuhnya.

Dokter RA Adaninggar mengatakan, sejak awal sakit, penderita Covid-19 harus makan makanan bergizi, sayur, buah, tinggi protein.

Selain itu, harus tidur yang cukup dan mengkonsumsi obat flu, vitamin atau obat lain sesuai anjuran dokter.

Tips isolasi mandiri lainnya yakni harus selalu melakukan latihan pernapasan, berjemur dan monitor kondisi tubuh di bawah pengawasan dokter. (one/pojoksatu)