HUT Bhayangkara, LDII Sanjung Kerja Keras Polri dalam Tangani Penyebaran Covid-19

Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso
Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso mengatakan, di momen Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75, pihaknya mengapresiasi kerja keras Polri dalam menyukseskan program vaksinasi.


Bahkan, selama pandemi pihaknya telah menjalin kerjasama dalam mensukseskan program vaksinasi tersebut.

Dalam program tersebut, Polri telah melakukan penyuntikan vaksin yang melibatkan 54.482 vaksinator, yang tersebar di 48.383 titik di gedung Polda, Polres atau Poltabes, Polsek, gedung olahraga, terminal, alun-alun, hingga pendopo kabupaten/kota, kecamatan, balai desa, hingga Puskesmas.

“Kami apresiasi tindakan Polri, yang turut bekerja keras dengan senyap sejak awal pandemi Covid-19 dan kini membantu menyukseskan program vaksin dari pemerintah,” kata Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso, Kamis (1/7).


Chriswanto memberi ucapan selamat atas hari ulang tahun (HUT) ke-75 tahun Bhayangkara dengan tema ‘Transformasi Polri Yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan Covid-19 Untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju’.

Menurutnya, kepolisian telah menjalani banyak peran di tengah-tengah masyarakat. Polri menjalani peran penegakkan hukum dan penegakan Kamtibmas.

“Peran tersebut dijalani jajaran Polri sebagai wujud tugas dan tanggung jawab untuk mengayomi dan melayani masyarakat. LDII mengapresiasi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak pandemi,” tuturnya.

Menurut Chriswanto, pada awal pandemi sejak Maret 2020, jajaran Polri sudah bersiap mendukung pemerintah dalam penanganan pandemi. Bahkan, Mabes Polri membentuk operasi khusus yaitu Operasi Aman Nusa II guna membantu negara menanggulangi pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, kata dia, sejak awal pandemi pihaknya juga telah membantu pihak kepolisian dalam menangani penyebaran Covid-19 serta mengedukasi warga dalam penerapan prokes.

“Kami sangat mendukung tindakan polisi melakukan upaya pembubaran kerumunan massa yang dinilai berpotensi penyebaran Covid-19,” ujarnya.

“Seluruh masyarakat Indonesia dan warga LDII sangat terbantu dengan kinerja kepolisian. Bahkan, Polri juga mendirikan dapur-dapur umum bekerjasama dengan jajaran TNI untuk menyiapkan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya lagi.

Ia berharap, Hari Bhayangkara menjadi titik awal pijakan sinergi yang lebih besar, antara LDII, warga masyarakat umumnya bersama Polri untuk menekan penyebaran Covid-19.

Seperti diketahui, kesepahaman antara LDII dan Polri terwujud, saat Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengunjungi DPP LDII beberapa waktu lalu.

Menurut Kapolri, selama ini sudah ada sinergi antara LDII dan Polri. Sinergi itu, tinggal dikonsolidasikan kembali dalam tansiqul harokah dengan langkahnya harus seiring.

Sinergi itu untuk urusan bangsa, antara Polri dan ormas Islam diharapkan mempercepat kebangkitan dan kemajuan, bangsa dan negara yang sedang terpuruk akibat pandemi.

Selain itu, Kapolri berharap LDII bisa selalu bersinergi dengan Polri sehingga apa yang sudah terjalin bisa diteruskan dan dikembangkan. Sehingga Polri, ormas Islam, dan para tokoh masyarakat bisa mewujudkan cita-cita bangsa.

Apalagi pada kondisi pandemi Covid-19, begitu banyak permasalahan yang harus diselesaikan bersama-sama.

“Kami selalu berharap bisa bersinergi dengan ormas-ormas di Indonesia. Kami tahu bahwa di dalam melaksanakan tugas dalam hal menjaga Kamtibmas harus bersinergi. Maka, dalam rangka mengawal penanggulangan dan menurunkan angka Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional,” ujar Kapolri. (Firdausi/Pojoksatu/FJPP)