Vonis Habib Rizieq Terkait Skenario Pilpres 2024, Kapitra: Kalau Capresnya Anies Baswedan Tidak Mungkin

Sidang vonis Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur., Kamis (24/6/2021).
Sidang vonis Habib Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Timur., Kamis (24/6/2021).

POJOKSATU.id, JAKARTA –Kapitra Ampera menyatakan terlalu dini menuding vonis 4 tahun penjara Habib Rizieq (HRS) soal swab test RS Ummi Bogor bagian skenario Pilpres 2024. Rasanya tak mungkin.

Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera menyebutkan sampai saat ini masih belum ada sosok yang akan maju di Pilpres 2024, sehingga tudingan tersebut hanya membuang-buang tenaga.

“Menghabiskan tenaga saja, membuat diri sendiri lelah dalam prasangka,” kata Kapitra, Sabtu (26/6).

Lebih lanjut, Kapitra juga menantang kubu Habib Rizieq untuk menyebutkan orang yang ingin memenjarakannya melalui vonis perkara swab RS Ummi.


“Kalau skenario pilpres, siapa yang memenjarakan dia? Sebut, siapa orangnya,” sambungnya.

Menurut Kapitra bisa saja calon presiden tahun 2024 merupakan orang-orang yang didukung oleh Rizieq sebelumnya, sehingga tudingan tersebut menjadi mentah.

“Siapa? Kalau capresnya Anies, Prabowo, Sandi, dan AHY tidak mungkin mereka yang ingin memenjarakan. Dia (HRS) pendukung Probowo-Sandi, juga pendukung AHY dan Anies,” kata Kapitra Ampera.

Sebelumnya, Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin mengatakan tuntutan dan vonis yang diberikan kepada Habib Rizieq itu merupakan pesanan pihak tertentu, bukan murni penegakan hukum.

“Tuntutan jaksa diduga kuat pesanan para cukong dan terhadap vonis juga sudah saya prediksikan pesanan,” kata Novel kepada jpnn.com, Sabtu (26/6). (ral/jpnn/pojoksatu)