Fadjroel Rachman Calon Dubes, Nasir PKS: Sudah Lempar Handuk, Jokowi Paham

Jurubicara Istana Kepresidenan Fadjroel Rachman
Jurubicara Istana Kepresidenan Fadjroel Rachman

POJOKSATU.id, JAKARTA – Anggota Komisi II DPR RI Nasir Djamil menilai, ada dua kemungkinan nama Fadjroel Rachman masuk menjadi calon dubes.


Pertama, adalah lantaran kinerjanya sebagai Juru Bicara Kepresidenan dianggap gagal.

Sebaliknya, kemungkinan kedua, karena ia dianggap berkinerja baik sehingga mendapatkan promosi sebagai calon dubes.

“Iya tentu saja publik bertanya apakah Fadjroel gagal mengemban sebagai jurubicara, atau Fadjroel mendapatkan promosi mengurus negara di negara lain. Kan itu pertanyaan publik gitu,” ujar Nasir Djamil kepada RMOL, Minggu (27/6/2021).


Kendati demikian, jika benar Fadjroel menjadi calon dubes, dianggap politikus Partai Keadilan Sejahera (PKS) ini merupakan keberuntungan bagi Fadjroel.

Sebab, ia akan terlepas dari beban tugas menjelaskan kepada publik terkait kondisi ekonomi Indonesia yang terpuruk saat ini.

Terlebih, Nasir Djamil menilai pemulihan Covid-19 sampai saat ini juga belum menunjukkan hasil signifikan.

Karena itu, maka wajar jika kemudian Fadrjroel mengucapkan puji syukur.

“Tentu bagi seorang jubir agak bingung bahasa apa lagi yang akan dia gunakan untuk menjelaskan situasi dan kondisi Indonesia saat ini,” kata dia.

“Beruntunglah Fadjroel dipromosikan menjadi dutabesar,” sindir anak buah Ahmad Syaikhu ini.

Akan tetapi, Nasir Djamil juga melihat ada kemungkinan ketiga yang membuat Fadjroel digeser.