Ternyata, Masih Ada Masyarakat Ingin Jokowi 3 Periode

Kampanye akbar Jokowi Maruf Amin di SUGBK, Sabtu (13/4/2019) sore. ft/jawapos, debat kelima, laporan dana kampanye
Kampanye akbar Jokowi Maruf Amin di SUGBK, Sabtu (13/4/2019) sore. ft/jawapos

POJOKSATU.id, JAKARTA – Ternyata, masih ada masyarakat yang menginginkan jabatan Presiden Jokowi bisa menjabat sebagai presiden 3 periode.


Itu tergambar dalam hasil survei terbaru yang dirilis Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Minggu (20/6/2021).

Dalam survei tersebut, respoden ditanya apakah perlu ada perubahan masa jabatan presiden dalam UUD 1945.

Ini dilakukan untuk mengetahui aspirasi masyarakat yang akhir-akhir ini muncul wacana penambahan jabatan presiden menjadi 3 periode.


Hasilnya, sebanyak 74 persen responden menyatakan UUD 1945 tidak perlu diubah lagi.

Artinya, masyarakat memandang bahwa jabatan presiden 2 periode sebaiknya dipertahankan.

“74 persen mengatakan harus dipertahankan artinya yaudah itu saja dan hanya memang dua kali aja, masing-masing selama 5 tahun harus dipertahankan,” ungkap Direktur Komunikasi SMRC, Ade Amando.

Sementara, sebanyak 13 responden menghendaki jabatan presiden menjadi 3 periode dengan mengubah UUD 1945.

“Yang menyatakan diubah (jabatan presiden 3 periode) 13 persen dan tidak tahu 13 persen,” sambungnya.

Ade menjelaskan ada berbagai macam jawaban dari dari 13 persen responden yang menyatakan UUD 1945 perlu diubah.
Terbanyak menginginkan periode presiden boleh lebih dari 3 periode.