Pentingnya Prokes untuk Pemulihan Pariwisata dan Ekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan ke Geopark Maros-Pangkep. Foto Twitter
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam kunjungan ke Geopark Maros-Pangkep. Foto Twitter

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penerapan ketat dan displin protokol kesehatan menjadi kunci penting dalam pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf).


Itu untuk menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat.

“Kita harus tingkatkan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin, 3M dan 3T,” ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangannya, Sabtu (19/6/2021).

Besarnya pengaruh penerapan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin tersebut telah dibuktikan Sandiaga lewat jumlah kunjungan wisatawan nusantara di Bali.


Jauh sebelum dirinya diberikan kepercayaan untuk memimpin Kemenparekraf, jumlah kunjungan wisatawan nusantara berkisar 2.000-2.500 orang.

Jumlah tersebut berlipat hingga sebanyak 10.000 orang saat ini.

Guna menekan angka penularan COVID-19, pihaknya tetap memprioritaskan keselamatan dan kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, bagi yang ingin bepergian, Sandiaga Uno sangat menganjurkan untuk divaksinasi.

Terutama penyediaan vaksinasi di bandara maupun kawasan dengan mobilitas tinggi.

“Karena terbukti sekali dari hasil vaksinasi ini tingkat penularan Covid-19 bisa kita tekan dan seandainya kita terkena COVID-19, kesembuhannya bisa lebih cepat,” kata Sandiaga Uno.

“Jadi saya mendukung agar masyarakat yang ingin mobilitas ke Bali maupun destinasi wisata lainnya bisa divaksin dulu,” imbuhnya.

Lewat sejumlah langkah tersebut, dirinya berharap agar kerja keras bersama dalam menekan laju penularan COVID-19 dapat tercapai.

Sehingga, pemulihan ekonomi nasional, khususnya sektor parekraf dapat segera terwujud lewat kebijakan yang tepat sasaran, tepat manfaat dan tepat waktu kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan.

Menurutnya, sulitnya lapangan pekerjaan saat ini, pariwisata yang dibarengi penerapan ketat prokes, bisa menjadi solusi.

Jadi harapannya teman-teman semua bangkit, jangan patah semangat, ada caranya kita berwisata, tentunya dengan protokol kesehatan dan kita kedepankan program vaksinasi,” tandasnya.

(Yayu Lutfiah/PojokSatu.id/FJPP)