Pengamat Beberkan Tujuan Bang Yos Gabung ke Nasdem, Ternyata Cuma Ngincar Jabatan di Pemilu 2024

Sutiyoso
Sutiyoso

POJOKSATU.id, JAKARTA– Pengamat politik Ujang Komarudin menyoroti bergabungnya mantan Gubernur DKI Jakarta yang ke-12, Sutiyoso ke Partai Nasdem.

Menurut Ujang, bergabungnya bang Yos itu kemungkinan untuk mencari jabatan di Pemilu 2024 melalui Partai Nasdem.

“Mungkin Sutiyoso ingin berjuang punya posisi di 2024 dengan cara bergabung dengan Nasdem,” ujarnya saat dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (17/6/2021).

Dosen Universitas Al-Azhar itu juga menilai, masuknya bang Yos ke Nasdem tidak lain untuk menyambut Pemilu 2024 mendatang.


“Untuk menhadapi Pemilu 2024 nanti. Nasdem butuh tokoh-tokoh yang banyak agar bisa tetap bersaing untuk memperebutkan suara rakyat di Pemilu 2024,”

Selain itu, lanjut Ujang, masuknya mantan Badan Intelijen Negara (BIN) itu ke partai besutan Surya Paloh bukan karena adanya konvensi.

Sebab, konvesi Nasdem bukan hanya akan diikuti oleh Partai internal kader. Tapi juga akan diikuti tokoh luar.

“Masuknya Bang Yos bukan terkait akan adanya konvensi. Karena konvensi Nasdem kelihatannya bukan hanya akan diikuti kader internal Nasdem,” tutur Ujang.

Sebelumnya, Sutiyoso mengungkapkan ia bergabung dengan Nasdem karena ingin tetap mengabdi dalam membangun negeri dan membesarkan partai tersebut.

“Kalau kita ingin membangun negeri ini, salah satunya kita harus melalui partai politik,” ungkap Sutiyono dalam keterangan resmi kepada wartawan, Rabu (16/6).

“Kenapa saya bergabung dengan Partai NasDem? Jujur saja, saya punya hubungan yang sangat akrab dengan Pak Surya Paloh sejak saya menjadi Panglima Kodam Jaya dulu,” sambungnya.

Bang Yos pun langsung dipercaya menjadi anggota Dewan Pertimbangan pada struktur Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem.

Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Siswono Yudo Husodo berharap, bergabungnya Sutiyoso dapat memberikan manfaat bukan hanya untuk partai.

Namun juga bagi pembangunan bangsa dan negara Indonesia ke depan.

“Ketokohan Bang Yos tentu tak perlu diragukan lagi. Sebagai sosok pemimpin yang pernah dua periode menjabat Gunernur DKI Jakarta, dan juga seorang tokoh senior di TNI,” ujar Siswono.

(muf/pojoksatu)