Pemasok Senjata Teroris Papua Ditangkap, Diduga Didanai Ketua DPRD Tolikara Rp370 Juta

Ratius Murib alias Neson Murib, terduga pemasok senjata teroris Papua ditangkap polisi. Dok Polda Papua
Ratius Murib alias Neson Murib, terduga pemasok senjata teroris Papua ditangkap polisi. Dok Polda Papua

POJOKSATU.id, PAPUA – Ratius Murib alias Neson Murib (26), terduga pemasok senjata teroris Papua ditangkap polisi.


Ratius Murib diduga terlibat dalam jaringan penjual senjata api dan amunisi kepada teroris Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Ratius Murib ditangkap di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (15/6).

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyampaikan, Ratius Murib ditangkap ketika sedang transit di Bandara Mulia, Kabupaten Puncak Jaya oleh anggota KP3 Bandara Mulia Polres Puncak Jaya.


“RM ditangkap ketika akan menuju ke Kabupaten Mimika. Saat ditangkap, RM kedapatan membawa uang senilai Rp 370 juta,” ungkap Kapolda Mathius Fakhiri dalam rilis yang diterima Cenderawasih Pos, kemarin.

Menurut Mathius Fakhiri, pelaku diketahui sudah melakukan sejumlah transaksi yang mencapai miliaran rupiah terkait dengan penjualan dan pembelian senpi beserta amunisinya.

Total dana transaksi, baik yang dikirim maupun yang diterima oleh Ratius Murib sebanyak Rp1.393.100.000.

Ratius Murib sendiri sebelumnya mengikuti penerbangan dengan menggunakan pesawat Rimbun Air dari Kabupaten Nabire dengan tujuan Kabupaten Mimika.

Penerbangan pesawat Rimbun Air pada Senin (14/6) melayani penerbangan dengan rute, Kabupaten Nabire – Puncak Jaya, – Kabupaten Puncak Jaya – Kabupaten Mimika.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menyampaikan, anggota Polres Puncak Jaya sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan.

“Pelaku saat ini dalam pemeriksaan intensif penyidik Polres Puncak Jaya,” kata Kamal.

Lanjut Kamal, dari pemeriksaan awal, pelaku mengakui sudah pernah melakukan transaksi kepada AW sebesar Rp 63.100.000 yang berada di kota Manado untuk membeli senjata laras panjang yang digunakan untuk perlengkapan KKB. Namun sampai sekarang ini, AW belum memberikan senjata tersebut.

“Pada saat diamankan dan dilakukan penggeledahan, anggota berhasil menemukan uang tunai sebesar Rp 370 juta. Diduga dana tersebut untuk membeli senjata api dari seseorang,” jelasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari pelaku yakni, satu tas ransel, 1 tas noken, uang tunai sebesar Rp 370 juta, 3 unit HP yang isinya percakapan jual beli senjata dan amunisi, dan buku tabungan.

Selain itum polisi juga menyita 9 lembar slip bukti transfer kepada AW sebesar Rp 63.100.000, 4 lembar slip bukti transfer kepada Ad sebesar Rp 23.006.000 dan buku catatan yang berisikan berita-berita perkembangan KKB dan percakapan pembelian senjata.

Ketua DPRD Tolikara Terseret

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan, terduga pemasok senjata teroris Papua, Ratius Murib, diduga mendapat uang sebesar Rp 370 juta dari Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Sonny Arson Wanimbo, untuk transaksi jual beli senjata api beserta amunisi.

“Neson Murib membawa uang cash pecahan Rp 100 ribu sebanyak Rp 370 juta untuk bertemu dengan saudara Dewan Wenda yang mana bersedia membantu Neson Murib membeli senjata dan amunisi di Kabupaten Timika,” ujar Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes M Iqbal Alqudusy melalui keterangan tertulis, Rabu (16/6/2021).

“Uang tersebut diberikan oleh anggota Ketua Dewan I Kabupaten Tolikara (Ketua DPRD Tolikara) atas nama Sonny Wanimbo,” sambungnya.

Iqbal menduga uang sebesar Rp 370 juta itu diberikan Sonny kepada Neson pada pertengahan April 2021 di Hotel Meta Star Waena di malam hari. Sonny sendiri diketahui merupakan teman kuliah Neson saat masih berkuliah di Universitas Warmadewa, Bali.

“Sonny Wanimbo merupakan teman kuliah Neson di Universitas Warmadewa, Denpasar, Bali yang mana Sonny Wanimbo pada saat itu merupakan Ketua Ikatan Mahasiswa Pegunungan Sejawa dan Bali. Ia aktif dalam kegiatan-kegiatan organisasi dan kongres kemahasiswaan pegunungan,” tutur Iqbal.

Selain itu, Iqbal menyebut sejumlah bukti transfer ditemukan dalam penangkapan Neson.

Iqbal membeberkan semua yang terlibat akan dipanggil untuk dimintai klarifikasi, termasuk Sonny.

“Saat ini penyidik masih mendalami bukti transfer tersebut. Dan semua nama yang ada bukti transfer tersebut pasti akan di panggil penyidik,” ucapnya saat dimintai konfirmasi terpisah. (fia/nat/cepos)