Gubernur Jabar Dampingi Menko PMK Tinjau Pelayanan dan Fasilitas RSKIA Bandung

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mendampingi Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy meninjau Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA), Kota Bandung, Rabu (16/6/2021). (Foto: Biro Adpim Jabar)

“Dan di sini fasilitasnya sangat lengkap dan rencana akan ada penambahan kapasitas. Dan mudah-mudahan ada tambahan dari pemerintah pusat, terutama Kepala BNPB dari kapasitas 100 dinaikan menjadi 150 kapasitas, khusus untuk menangani ibu hamil yang terindikasi atau suspek COVID-19,” katanya.


“Juga dibuka untuk umum. Tentu saja untuk yang umum itu jumlahnya dibatasi karena ini adalah RS khusus ibu dan anak.

Dan sekarang sudah menyiapkan untuk menampung, merawat yang kemudian ternyata mengalami serangan COVID-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar sudah menyiapkan sejumlah skema untuk mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19.


Salah satunya, menambah jumlah kamar untuk pasien COVID-19 di rumah sakit rujukan COVID-19.

“Intinya dalam situasi seperti ini, prosedur Jawa Barat sudah siap. Yaitu instruksi menaikkan kapasitas untuk COVID-19 dikonversi dari kamar-kamar yang sifatnya penyakit umum,” ucapnya.

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– menuturkan, ada sekitar 3.000 tempat tidur baru yang disiapkan untuk pasien COVID-19.

Angka ini mengacu pada 30 persen kapasitas rumah sakit-rumah sakit rujukan COVID-19 di Jabar.

“Sekitar 3.000 bed sedang kami siapkan total se-Jawa Barat hasil perhitungan dari 30 persen. Walaupun ada rumah sakit-rumah sakit yang di atas 30 persen (untuk pasien COVID-19).

Contohnya, Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak. Dari kapasitas 370 tempat tidur, yang berfungsi untuk COVID-19 sekitar 150-an.  Sehingga itu di angka 40 persen lebih,” katanya.

(dia/adv/pojoksatu)