Ajudan Diperiksa, Polisi Telusuri Orang-orang yang Bertemu Wakil Bupati Sangihe Selama di Bali

Wakil Bupati Sangihe meninggal di pesawat

POJOKSATU.id, SULUT- Polda Sulawesi Utara masih mendalami kematian Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Helmud Hontong.


Penyidik saat ini juga tengah menelusuri kontak terakhir Helmud sebelum meninggal.

Helmud diketahui sempat berada di Bali sebelum meninggal. Dia kemudian kembali dengan menaiki pesawat terbang, hingga akhirnya meninggal.


“Pemeriksaan saksi ajudan almarhum dan komunikasi dengan siapa saja saat di Bali sampai ditemukan meninggal dunia,” kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto saat dikonfirmasi, Senin (14/6).

Agus menuturkan, saat ini penyidik baru menyelesaikan autopsi. Hasilnya, tidak ditemukan kandungan racun di jenazah Helmud. Penyebab kematian sementara dipastikan karena sakit.

“Autopsi sudah dilaksanakan, pemeriksaan secara Laboratoris organ-organ kan butuh waktu pemeriksaannya, keterangan keluarga almarhum memiliki riwayat sakit jantung, darah tinggi sementara belum ditemukan tanda-tanda keracunan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong, tutup usia, Rabu (9/6). Wabup meninggal dunia saat berada di pesawat dalam penerbangan Denpasar–Ujungpandang.

Pejabat Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sangihe Maya Budiman mengatakan, informasi yang diperolehnya, Helmud Hontong menumpang pesawat dengan nomor penerbangan JT.740 menempati seat 25E ditemani Harmen Kontu, ajudannya yang duduk di seat 25F.

”Pukul 16.17 saat di Bandara Hasanuddin Makassar, dokter dan perawat segera naik ke pesawat untuk mengecek kondisi Bapak Helmud yang sudah tidak sadarkan diri,” terang Maya seperti dilansir dari Antara.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter menyatakan Helmud Hontong telah meninggal dunia.

(dhe/pojoksatu/ant)