Bos Pungli Tanjung Priok Ditangkap Polisi, Ternyata Supervisor Perusahaan Outsourching

Koordinator pungli JITC Tanjung Priok yang ditangkap polisi (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Polisi menangkap koordinator pungli kawasan Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok. Tersangka Achmad Zainul Arifin supervisor perusahaan outsourcing.


“Tersangka atas nama Achmad Zainul Arifin (39), yang merupakan atasan para pelaku yang telah ditangkap sebelumnya,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Putu Kholis Aryana dalam keterangannya, Sabtu (12/6/2021).

Dari tersangka Achmad Zainul Arifin, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp 600 ribu dan sepatu bola senilai Rp 2,7 juta.

Tersangka ditangkap Jumat (11/6) malam di sebuah lokasi di Tanjung Priok.


Polres Pelabuhan Tanjung Priok telah menangkap total delapan tersangka terkait pungli di JICT Tanjung Priok ini.

Sebelumnya, Polres Pelabuhan Tanjung Priok menangkap tujuh pelaku pungli di kawasan JICT Pelabuhan Tanjung Priok.

Tujuh pelaku tersebut berinisial MAG (37), RD (41), AS (36), WW (24), BEP (31), RPH (50), dan B (42).

Para pelaku meminta sejumlah uang kepada para sopir kontainer.

AKBP Putu mengatakan pelaku ini banyak yang bekerja sebagai operator crane di lokasi.

Pelaku kemudian meminta uang kepada sopir truk untuk memudahkan proses bongkar-muat barang.

Apabila tidak diberikan, pelayanan bongkar-muat kontainer diperlambat.

Dalam melakukan aksinya, para pelaku pungli meletakkan wadah plastik atau botol minuman di badan alat crane.

Tempat tersebut kemudian harus diisi oleh para sopir kontainer agar bisa segera dilayani.

“Modusnya ini unik, pelaku meletakkan wadah plastik atau botol minuman mineral kosong di badan alat crane yang kemudian harus diisi oleh sopir dengan uang nominal pecahan Rp 5.000 hingga Rp 20 ribu,” katanya.

“Apabila tidak memberikan uang, sopir tidak akan dilayani atau dilayani dengan lambat,” terang Putu. (ral/int/pojoksatu)