Gak Terima Dituduh Nyolong, Dua Pemuda Keroyok Kasir Minimarket, Saat Jaket Dibuka, Ternyata..

pelaku pengeroyokan kasir minimarket
pelaku pengeroyokan kasir minimarket

POJOKSATU.id, BANDUNG-  Polisi menangkap dua pria pelaku pengeroyokan pegawai minimarket, peristiwa itu terjadi di Alfamart Jalan Otto Iskandar Dinata.


Kedua pemuda tersebut, yakni Willy Ardianto (23) dan Muhammad Ihsan Dwi Rahmat (22), peristiwa itu terjadi saat keduanya tengah membeli suatu barang.

Kedua pemuda ini diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Regol karena melakukan pengeroyokan pada seorang pegawai minimarket bernama Eri Kurniawan (23).

Kapolsek Regol Kompol Aulia Djabar menjelaskan bahwa pengeroyokan itu dilakukan di gerai minimarket di Jalan Otto Iskandar Dinata, Kecamatan Regol, pada tanggal 5 Juni lalu.

Aulia menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pelaku yakni Willy hendak melakukan transaksi di kasir minimarket atas pembelian kopi dalam kemasan.

Ketika itu, korban mencurigai pelaku menyembunyikan barang di balik jaket yang dikenakannya.

Setelah dilakukan penggeledahan terhadap pelaku, kata Aulia, korban mendapati adanya satu buah parfum. Lalu, pelaku digiring korban ke gudang untuk menyelesaikan persoalan pencurian tersebut.

“Kasir mencurigai WA (Willy) dan ada barang yang tidak dibayar satu buah Rexona lalu dibawa ke gudang untuk dilakukan penyelesaian,” ucap Kapolsek, Jumat (11/6)

Sementara pelaku lainnya, Ihsan, datang ke gudang. Ketiganya sempat terlibat cekcok terlebih dulu hingga akhirnya korban dipukuli oleh dua pelaku dengan cara ditendang, dipukul menggunakan tangan kosong, hingga dicekik.

“Tidak lama kemudian, pelaku (Ihsan) datang dengan menanyakan ‘aya naon ieu? (ada apa ini?)’. Lalu pelaku (Willy) menjawab ‘aing disebut bangsat (saya dituduh mencuri)’,” jelas dia.

Aulia memastikan, kasus tersebut akan dikembangkan oleh polisi terutama untuk mengungkap ada atau tidak unsur pemerasan yang dilakukan pelaku. Dalam kasus itu, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah parfum hingga hasil visum.

Akibat perbuatannya, dua pelaku disangkakan Pasal 170 KUHPidana dan diancam kurungan di atas lima tahun.

“Kita kembangkan (kasusnya)” pungkas dia.

(rif/pojoksatu)

Loading...