10 Kebohongan Bima Arya versi Habib Rizieq terkait Kasus RS Ummi, Ini Rinciannya

Habib Rizieq Shihab dan Walikota Bima Arya dalam sidang kasus tes swab RS Ummi Kota Bogor di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021). Foto JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Habib Rizieq Shihab membeberkan 10 kebohongan Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto terkait tes usap RS Ummi.

Itu disampaikan mantan imam besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut melalui pledoi yang dibacakan dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (10/6/2021).

Berikut 10 kebohongan Bima Arya versi Rizieq Shihab terkait tes usap RS Ummi:

1. Tidak Lapor Polisi

Rizieq menyatakan, dirinya dua kali didatangi Bima Arya dan Satgas Covid-19 Kota Bogor saat dirawat di RS Ummi.


Yakni pada tanggal 26 dan 27 November 2020.

Rizieq mengklaim, pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bahwa penyelesaian masalah akibat perawatannya di RS Ummi diselesaikan secara kekeluargaan.

“Faktanya, tiba-tiba Bima Arya berubah pikiran dan langsung menugaskan Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syah untuk buat laporan polisi,” kata Rizieq.

2. Mencabut Laporan

Rizieq juga menyebut bahwa Bima Arya berjanji akan mencabut laporan polisi yang sudah dibuat.

Akan tetapi politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu tak pernah mencabut laporan di kepolisian.

Alasannya, karena dilarang oleh Kapolda Jawa Barat.