Beda Dengan Indonesia, Malaysia Dapat Tambahan 10 Ribu Kuota Haji dari Arab Saudi, Begini Faktanya

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas umumkan pembatalan pemberangkatan haji tahun 2021
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas umumkan pembatalan pemberangkatan haji tahun 2021

POJOKSATU.id, JAKARTA— Malaysia mendapat tambahan 10 ribu kuota haji dari Arab Saudi. Namun penambahan kuota ini berlaku saat kondisi ibadah haji sudah pulih seperti sedia kala.


“Kita sudah dapat keputusan baik persetujuan apabila keadaan pandemi Covid-19 sudah pulih sepenuhnya, kuota haji ditambah 10 ribu orang dari jumlah yang ada,” kata Perdana Menteri Tan Sri Muhyiddin Yassindi seperti lansir Antara, 10 Maret 2021.

Tambahan kuota ini diperoleh usai PM Muhyiddin bertemu dengan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman di Istana Yamamah, Riyadh, Arab Saudi.

Kuota resmi haji bagi jamaah Malaysia sebelumnya sejak 2020 adalah 31.600 orang. Hal ini meningkat dibanding kuota tahun-tahun sebelumnya yang sebanyak 30.200 jemaah saja.

Baca Juga :

Jokowi Kecewakan Umat Islam Indonesia, Didesak Lakukan Lobi-lobi Politik ke Raja Salman

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mendesak Presiden Jokowi melakukan lobi-lobi politik ke Raja Salman terkait ibadah haji 2021 ini.

Menurut politisi PKS ini, hal lobi lobi tersebut juga dilakukan oleh Perdana Menteri (PM) Malasysia, Muhyidin, yang melakukan lobi-lobi politik sehingga diberikan kuota haji.

“Presiden Jokowi harus langsung lobi-lobi dengan Raja Salman, sebagaimana yang dilakukan oleh PM Malasysia, Muhyidin,” ujarnya dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (4/6/2021).

Pria akrab dipanggil HNW itu menilai, tidak dilakukannya diplomasi atau lobi politik oleh Presiden Jokowi sangat mengecewakan umat.

“Jokowi mengecewakan umat yang telah lama menunggu berbulan-bulan kepastian terkait pemberangkatan haji,” ucapnya. (ral/int/pojoksatu)

Loading...