Diungkap Ulama Pendiri Banten, Dugaan Korupsi Hibah Ponpes Disusupi Ormas Terlarang, Coba Tebak

Ulama sekaligus salah satu tokoh pendiri Provinsi Banten KH Embay Mulya Syarief. Foto net
Ulama sekaligus salah satu tokoh pendiri Provinsi Banten KH Embay Mulya Syarief. Foto net

POJOKSATU.id, BANTEN – KH Embay Mulya Syarief mengendus upaya penggiringan isu oleh sejumlah pihak untuk menjegalnya hingga menutupi kasus dugaan korupsi pondok pesantren yang kini tengah ditangani Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.


Demikian disampaikan salah satu tokoh pendiri Provinsi Banten itu dalam keterangannya dilansir dari RMOLBanten, Rabu (2/6/2021).

“Upaya yang saya lakukan justru untuk membantu para kiai terhindar dari potongan dana hibah yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab,” ujar Kiai Embay.

Ketua Umum PB Mataul Anwar itu mengatakan, di tengah penanganan kasus korupsi ini, ada kelompok organisasi terlarang masuk menyusupi pesantren di Banten.


“Saya memiliki data valid bahwa sejumlah aktivis HTI dan JAD yang sudah dinyatakan terlarang oleh pemerintah berusaha menyusup ke organisasi, keluarga, dan pondok pesantren,” ungkapnya.

Maka itu, Embay menyerukan agar seluruh elemen terlibat aktif membersihkan organisasi yang terlarang agar senantiasa sejalan dengan NKRI.

“Jika diperlukan, saya bersedia membuka data agar tidak ada lagi kecurigaan pihak luar terhadap organsiasi yang membawahi pesantren,” kata dia.