Achmad Ru’yat : Perlu Ada Inovasi Sistem Ke Arsipan di Jabar

Pimpinan dan Anggota Pansus IV DPRD Provinsi Jawa Barat, saat rapat kerja bersama Biro Hukum dan Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Barat terkait penyusunan pasal per pasal Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Jawa Barat di Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Jakarta. Rabu, (2/6/21). (Foto: Humas DPRD Jabar)

POJOKSATU.ID, DKI Jakarta — Pansus IV DPRD Provinsi Jawa Barat menilai, berbagai masukan yang terkumpul, salah satunya dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bisa digunakan sebagai motivasi besar dalam terwujudnya Peraturan Daerah (Perda) yang sempurna dan implementatif.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga Koordinator Pansus IV, Achmad Ru’yat mengatakan, pihaknya berupaya dengan menyusun perda kearsipan di Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar dapat menyentuh seluruh aspek yang berkaitan dengan organisasi, alokasi anggaran, SDM dan sarana prasarana.

“Kami sampaikan terimakasih kepada para pejabat diĀ  Arsip Nasional RepublikĀ  Indonesia (ANRI) yang diterima langsung oleh Bapa Sekretaris utama ANRI, mudah-mudahan pembahasan Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintergrasi (Srikandi) bisa berjalan sukses sehingga sistem informasi daerah se-Indonesia semakin baik,” katanya di Kantor Arsip Nasional Republik Indonesia di DKI Jakarta. Rabu, (2/6/21).

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Utama ANRI, Drs. Imam Gunarto, M.hum berharap, Raperda tersebut segera menjadi Perda yang substantif baik berupa kearsipan maupun teknologi digital.


“Dengan demikian Jawa Barat kedepannya bisa jadi menjadi Role Model bagi Provinsi yang lain dan melahirkan Perda yang modern,” tambah Imam.

(dia/adv/pojoksatu)