Muannas Alaidid: Donasi Palestina UAH Ilegal, Bisa jadi Pidana Penjara

Muannas Alaidid (kiri)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Direktur Eksekutif Komite Pemberantasan Mafia Hukum, Muannas Alaidid mengatakan, donasi Palestina yang dilakukan ustaz Adi Hidayat (UAH) itu adalah ilegal alias tak berizin.


Karena itu, bisa saja rencana UAH mempolisikan netizen yang mempertanyakan transparansi donasi itu malah menjadi bumerang bagi UAH sendiri

Untuk itu, Muannas menyarankan UAH agar mengurungkan niatnya membawa masalah tersebut ke jalur hukum.

Pasalnya, secara kaca mata hukum penggalangan dana yang dilakukan pihak UAH itu tak mempunyai izin. Hal itu bisa saja menjadi bumerang terhadap dirinya.


“Kegiatan menghimpun dana masyarakat tanpa izin, pelakunya bisa diproses kukum,” ujar Muannas kepada PojokSatu.id, Rabu (2/6/2021).

Menurut Muannas, menghimpun dana secara pribadi bertentangan dengan Undang-udang Nomor 9 Tahun 1961 Tentang Pengumpulan Uang atau Barang.

Bila aturan tersebut dilanggar, UAH bisa saja terancam hukuman penjara tiga bulan.

“Tanpa izin pejabat berwenang ini yang belakangan marak terjadi. Saran saya, sebaiknya segera dihentikan apalagi ada sanksi pidananya karena melanggar UU No 9 Tahun 1961,” saran pria yang juga advokat ini.