Dukungan Inklusi Keuangan bagi Pesantren

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pemerintah terus mendorong pemulihan ekonomi dengan mengendalikan pandemi Covid-19 melalui PPKM Mikro dan vaksinasi.

Salah satu di antaranya adalah pengembangan ekonomi syariah.

Di antaranya mendorong pembangunan ekonomi dan industri halal dan mendorong kerja sama perdagangan produk halal.

“Serta harmonisasi standar dan akreditasi halal global,” ujar Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam Seminar Nasional Sinergi dan Kolaborasi Program Mendukung Inklusi Keuangan bagi Pesantren yang digelar virtual dan langsung, Kamis (27/5).


Airlangga menyatakan, di masa pandemi Covid-19, kinerja perekonomian sektor halal mampu menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan perekonomian nasional semasa Covid-19.

Pada 2020, pertumbuhan Halal Value Chain terkontraksi sebesar -1,72 persen, lebih rendah dibanding kontraksi pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar -2,1 persen.

“Koordinasi dan sinergi harus terus dipertahankan dan diperkuat dalam mendukung inklusi keuangan bagi pesantren,” tuturnya.

Inklusi keuangan di Indonesia pun terus mengalami peningkatan.

Kepemilikan akun pada 2020 sebanyak 61,7 pesen meningkat dibandingkan tahun 2018 sebesar 55,7 persen. Sementara penggunaan akun sebanyak 81,4 persen tahun 2020.