Mayjend TNI Dudung Abdurachman Promosi jadi Pangkostrad, Novel PA 212 Pakai Kata ‘Pengkhianat Bangsa Berbalut Pakaian Dinas’

Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin angkat bicara terkait promosi yang didapat Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Mayjen Dudung sebelumnya menjabat sebagai Pangdam Jaya. Ia digantikan oleh Mayjen TNI Mulyo Aji yang sebelumnya menjabat sebagai Aspers KSAD.

Menurut Novel, sejatinya TNI harus banyak berterima kasih terhadap perjuangan para ulama dalam memerdekakan Indonesia.

“Ulama bersama umat Islam jelas. Sebelum ada TNI, Polri, bahkan NKRI, (ulama) sudah berjuang 350 tahun melawan penjajahan kafir,” kata Novel kepada PojokSatu.id, Rabu (26/5/2021).


Namun belakangan ini, kata Novel, justru ulama menjadi korban dan sasaran oleh para pengkhianatan bangsa.

Hal itu, kata Novel, terlihat dalam kasus yang menjerat Imam Besar Umat Islam, Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Justru ulama dan juga rakyat yang cinta ulama menjadi korban para penghianat negara dan Pancasila. Karena Pancasila adalah rumusan ulama dan warisan ulama,” katanya.

Karena itu, Novel berharap agar TNI bersih dari orang-orang atau para pengkhianat bangsa.

“Sedari itu, negara ini harus dibersihkan dari para pemecah belah bangsa yang berbalut pakian dinas negara,” ucapnya.