Sidang Lanjutan Korupsi Bansos Covid-19, Vendor Beri Kesaksian Bagi Juliari Batubara

Eks Mensos Juliari P Batubara usai menjalani pemeriksaan, Rabu (23/12/2020). Foto RMOL

POJOKSATU.id, JAKARTA— Sidang lanjutan korupsi bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek 2020 di Kementerian Sosial (Kemensos) akan kembali digelar besok, Senin (24/5).

Sidang dengan agenda pembuktian saksi-saksi untuk terdakwa Juliari Peter Batubara selaku mantan Menteri Sosial akan kembali digelar di Pengadilan Tipikor pada PN Jakarta Pusat, Senin (24/5).

Plt Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK akan menghadirkan tujuh orang saksi untuk sidang Juliari.

“Saksi untuk Senin 24 Mei sidang Juliari ada tujuh orang,” ujar Ali Fikri, Minggu (23/5).


Ketujuh saksi itu adalah Harry Van Sidabukke selaku broker PT Pertani (Persero) dan PT Mandala Hamonangan Sude (MHS); Ardian Iskandar Maddanatja selaku Direktur Utama (Dirut) PT Tigapilar Agro Utama (TAU) yang juga menjadi pihak pemberi suap.

Selanjutnya, Lalan Sukmata selaku Direktur Operasional PT Pertani (Persero); Rajif Bachtiar Amin selaku Direktur PT MHS; Nuzulia Hamzah Nasution selaku swasta yang mengaku sebagai keponakan Dirjen LinJamsos Kemensos, Pepen Nazaruddin.

Kemudian, Helmi Rivai selaku swasta; dan Handhy Rezangka yang belum diketahui perannya.

Dalam perkara ini, Harry dan Ardian telah divonis bersalah oleh Majelis Hakim dan dihukum masing-masing empat tahun penjara. (ral/int/pojoksatu)