Empat Menteri Jokowi Calon Kuat Capres 2024, Ini Orang-orangnya

Empat Menteri Jokowi Calon Kuat Capres 2024

POJOKSATU.id, JAKARTA – Empat menteri Kabinet Indonesia Maju menjadi yang paling dipercaya masyarakat untuk maju menjadi capres 2024.

Keempatnya memiliki elektabilitas tinggi dibanding nama-nama menteri lainnya.

Empat menteri itu adalah Sandiaga Uno, Prabowo Subianto, Airlangga Hartarto dan Tri Rismaharini.

Itu sebagaimana hasil survei lembaga Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) yang dirilis pada Sabtu (22/5/2021).


Dalam survei tersebut, Sandiaga Uno menjadi yang teratas dengan elektabilitas mencapai 25,26 persen.

Di susul Prabowo Subianto di posisi kedua dengan 19,17 persen.

“Lalu Airlangga Hartarto 9,79 persen serta Tri Rismaharini 7,69 persen,” kata peneliti ARSC Bagus Balghi, dilansir dari Antara.

Menanggapi hasil survei tersebut, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Golkar, Maman Abdurahman mengatakan, faktor pandemi COVID- 19 mempengaruhi penilaian publik terhadap pemilihan figur yang akan menjadi calon pemimpin di masa depan.

Oleh karena itu, menuturnya, publik akan melihat siapa yang benar-benar serius dan mengatasi pandemik COVID-19 serta upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan.

Saat ini, sambungnya, Airlangga Hartarto masih fokus dalam penanganan dan pengendalian COVID-19 serta pemulihan ekonomi Indonesia.

Sementara, Partai Golkar dari tingkat paling bawah sampai atas hingga saat ini berlum bergerak optimal.

Sebab, partai berlambang pohon beringin itu masih melakukan konsolidasi internal.

“Kami belum bergerak, ibaratnya masih di gigi satu karena kita masih fokus konsolidasi internal partai,” ujarnya.

Maman menerangkan, publik tidak akan melihat seorang capres dari sisi elektabilitas dan popularitasnya saja.

Melainkan juga rekam jejak serta kompetensi kemampuan untuk menyelesaikan persoalan bangsa.

Terpisah, pengamat politik Airlangga Pribadi mengatakan, dalam pemilihan sebelumnya, Partai Golkar kerap menjadi salah satu penentu dalam kontestasi politik.

“Golkar bisa jadi sebagai┬áking maker┬ádalam konteks politik. Ini perlu dipertimbangkan karena masih awal,” ujar dia.

Ia menyatakan, dari hasil survei bisa dilihat siapa yang sudah memulai duluan dan mana yang masih pemanasan.

Untuk diketahui, survei yang dirilis ARSC dilaksanakan pada 26 April hingga 8 Mei 2021.

Sebanyak 1.200 responden dari 34 provinsi ikut dilibatkan.

Responden berusia minimal 17 tahun dan sudah memenuhi syarat sebagai pemilih.

Survei ini dilakukan melalui telepon dengan metode penarikan sampel acak bertingkat.

Sementara margin of error kurang lebih 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

(ant/ruh/pojoksatu)