Penarawangan Dukun Haryono, Aisyah Ternyata Tidak Kerasukan Genderuwo tapi Anak Jelmaan Genderuwo

Kedua orangtua Aisyah dan dua dukun jadi tersangka pembunuhan Aisyah yang disebut anak jelmaan genderuwo. Foto Magelang Ekspress
Kedua orangtua Aisyah dan dua dukun jadi tersangka pembunuhan Aisyah yang disebut anak jelmaan genderuwo. Foto Magelang Ekspress

POJOKSATU.id, TEMANGGUNG – Polisi akhirnya menetapkan orang tua Aisyah, Marsidi dan Suwartinah sebagai tersangka.


Selain keduanya, status tersangka juga disandangkan kepada dua dukun yang ‘meruqyah’, Haryono dan Budiono.

Kasat Reskrim Polres Temanggung, AKP Setyo Hermawan menyatakan, kasus ini awal mula terungkap pada Minggu (16/5) pukul 23.30 WIB.

“Setelah ada laporan dari masyarakat yang diterima,” ungkapnya, Rabu (19/5).


Akan tetapi, ritual yang dilakukan para tersangka diketahui sudah terjadi sejak awal Januari 2021.

“Tapi jenazah korban sengaja disimpan di sebuah kamar di rumah korban,” tuturnya.

Setyo menyebut, Aisyah meninggal dunia karena menjadi korban praktik perdukunan yang dilakukan Haryono.

Namun, hal itu dilakukan Haryono atas permintaan dari kedua orangtua korban.

Sebab, Marsidi dan Suwartina menilai Aisyah adalah anak yang nakal.

Berdasarkan ‘penerawangan’ yang dilakukan Haryono, Aisyah ternyata adalah anak jelmaan genderuwo.

Untuk bisa ‘menyembuhkannya’ maka harus dilakukan ruwatan terhadap Aisyah.