Tamu Direkam Diam-diam di Kamar Mandi, Bobobox Sudah Tahu Siapa Pelakunya tapi…

Ilustrasi pelecehan seksual
Ilustrasi pelecehan seksual. Foto net

Dia melapor ke resepsionis. Akhirnya, dia bikin surat laporan mandiri dengan kertas dan pulpen.

Selanjutnya, dia mencoba melapor ke Polres Metro Jakarta Pusat.

“Ditambah lagi pas datang ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk bikin laporan malah dibilang polisi nggak bisa. Katanya kasus kayak gini belum ada pasalnya buat ngejerat! Mereka bingung juga mau bikin surat laporannya gimana,” tuturnya.

Akhirnya dia mendapat jawaban dari pihak Hotel Bobobox. Dia mendapatkan informasi awal.


“Pelaku ternyata adalah sesama guest (tamu hotel) yang identitasnya kebetulan sudah dikantongi oleh pihak internal corporate Bobob*x,” kata dia.

Dia menuntut lima hal. Antara lain, adili dengan jerat pelaku dengan pidana, blacklist pelaku dari semua cabang Bobobox dan semua asosiai perhotelan di Indonesia.

Perbaikan layout konfigurasi toilet laki-laki dan perempuan yang lebih ketat dan aman, serta responsif atas kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan properti Bobobox.

“Sampai saat ini, tuntutan nomor 3, 4, dan 5 sudah disepakati (dengan pihak Hotel),” kata dia.(ral/ruh/pojoksatu)