Anggota DPRD Maluku Utara Fraksi Gerindra Tabrak Polisi Ngotot Gak Salah: Polisi yang Tidak Profesional

Anggota DPRD Maluku Utara tabrak polisi karena tak mau ditilang
Anggota DPRD Maluku Utara tabrak polisi karena tak mau ditilang

Ngotot Gak Salah, Polisi yang Salah

Terpisah, anggota DPRD Maluku Utara dari Fraksi Gerindra Wahda Zaenal Imam malah menganggap polisi tidak profesional.

Sebaliknya, anak buah Prabowo Subianto ini merasa bahwa dirinya sama sekali tidak melakukan kesalahan apapu.

Sebab, klaim dia, dirinya memarkirkan mobilnya di tempat yang tepat.

“Polisi yang nggak profesional aja. Polisi minta saya jalan sementara saya parkir di tempat yang tepat dan tidak menghalangi mobil lain,” katanya.


Karena itu dirinya memilih cuek dengan teguran yang dilayangkan polisi.

BACA: Viral Anggota Polisi Ditabrak Anggota DPRD Maluku Utara dari Fraksi Gerindra karena Gak Mau Ditilang

“Jadi saya tidak tanggapi omongan polisi aja karena saya merasa tidak bersalah,” cetusnya.

Wahda juga membantah dirinya sengaja menabrak dan menyeret Brigpol Muis seperti dalam video yang beredar di media sosial.

Sebaliknya, Wahda menuding justru Brigpol Muis yang sengaja menghalang-halangi mobilnya saat beranjak meninggalkan lokasi.

“Justru mereka yang tidak profesional. Mereka minta saya jalan kemudian dia menghadang mobil,” ujarnya.