Analisa Novel Bamukmin, Munarman Ditangkap untuk Tutupi Malu Kabinda Ditembak KKB di Papua

Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wasekjen PA 212 Novel Bamukmin menilai penangkapan Munarman oleh Densus 88 Antiteror itu tidak lepas dari situasi terkini di Papua.

Menurutnya, penangkapan eks Sekretaris Umum FPI itu dilakukan untuk menutupi rasa malu.

Itu lantaran Kepala BIN Daerah Papua, Brigjen Gusti Putu tewas tertembak KKB di Papua.

“Saya menduga (penangkapan Munarman) untuk menutupi malu dengan adanya pembunuhan kepala BIN Papua,” kata Novel kepada JPNN (jaringan PojokSatu.id), Kamis (29/4/2021).


Novel juga menilai, penangkapan Munarman itu sebagai sebuah ketidakadilan.

BACA: Balada Cinta Sekjen FPI Viral, Awalnya Aziz Yanuar Bilang Alhamdulilah, kok Sekarang Berubah?

“Beliau diperiksa pun tanpa didampingi kuasa hukum,” kata dia.

Semestinya, dengan ancamam hukuman penjara yang didapat, Munarman harus mendapat pendampingan saat menjalani pemeriksaan.

Karena itu, ia memastikan, dirinya bersama tim pengacara yang tergabung dalam Tim Advokasi Ulama dan Aktivis (Taktis) bakal melakukan pendampingan hukum pada Munarman.

“Kalau memang diancam dengan ancaman penjara di atas lima tahun, seharusnya berhak harus didampingi langsung oleh pengacara dengan tidak dipersulit bertemu sampai hari ini,” ujar Novel.