Nah Loh! Polisi Bongkar Kuburan ‘Babi Ngepet’ di Depok, Alasannya Karena Ini

Babi ngepet di Sawangan Depok disembelih warga (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Polsek Sawangan membongkar kuburan dugaan babi ngepet yang warga di wilayah Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok, Jawa Barat.


Alasan dibongkarnya kuburan babi ngepet tersebut karena masih banyaknya warga berkerumun mendatangi kuburan babi ngepet tersebut.

“Anggota tadi membongkar kuburan babi ngepet, menghindar kerumunan,” kata Kapolsek Sawangan, AKP Rio Mikael Lumban Tobing saat dihubungi, Kamis (29/4/2021).

AKP Rio menuturkan, makam babi tersebut dipindahkan tak jauh dari kuburan sebelumnya.


Namun, Rio tak membeberlan secara detail, alasannya karena untuk menghindari adanya masyarakat mengunjungi kuburan tersebut sehingga bakal terjadinya kembali kerumunan.

“Ini ntuk menghindari kerumunan massa. Dikhawatirkan menimbulkan penularan Covid-19,” ujarnya.

Sebelumnya warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok digegerkan dengan seekor babi hutan yang diduga babi ngepet atau babi jadi-jadian di wilayah tersebut.

Dugaan Babi ngepet tersebut berhasili ditangkap oleh warga Sawangan pada Senin (26/4/2021) malam.

Ketua RW 04, Bedahan, Abdul Rosad menuturkan penangkapan babi diduga jadi-jadian tersebut tidak lazim, yaitu dengan cara warga melepas pakaian yang dikenakan.

Warga setempat sangat yakin bahwa babi tersebut adalah babi jadi-jadian

“Babi ini sudah lama, dulu itu sebulan lalu udah pernah ditangkap cuma penangkapan waktu itu enggak telanjang bulat atau bugil, jadi lepas lagi. Setelah menjelang beberapa minggu ini dia (babi) kembali lagi, akhirnya kita sudah sepakati dengan warga lain jadi semalam dia kembali lagi jadi proses penangkapan semalam kita telanjang dengan warga lain ada 12 orang,” kata Abdul Rosad, Selasa (27/4/2021).

Warga akhirnya dieksekusi dengan cara disembelih pada Selasa siang, 27 April 2021.

Alasan dugaan babi ngepet itu disembelih tujuannya untuk mengantisipasi kerumunan warga yang menyaksikan babi tersebut.

(fir/pojoksatu)