7 Teror OPM di Puncak Papua Selama April, 5 Meninggal

Organisasi Papua Merdeka (OPM)-kelompok kriminal bersenjata (KKB).

POJOKSATU.id, PAPUA – Intensitas teror OPM (Organisasi Papua Merdeka) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Puncak Papua meningkat selama April 2021.


Tak kurang dari 7 kali OPM melancarkan teror kepada masyarakat sipil dan aparat keamanan.

Teror OPM menyebabkan 5 orang meninggal. Di antaranya ada guru, tukang ojek, pelajar hingga prajurit TNI.

Terbaru, OPM menembak Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya.


BACA: Ditembak OPM, Jenazah Kabinda Papua Brigjen Putu Danny Dievakuasi Hari Ini

Jenderal bintang satu itu gugur setelah terkena tembakan OPM di Kampung Dambet, Kabupaten Puncak, Papua, pada Minggu (25/4).

Kabinda Papua ditembak saat meninjau lokasi pembakaran yang dilakukan OPM di Beoga, Kabupaten Puncak.

Panglima Kodam XVII, Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono mengatakan penembakan terjadi sekira pukul 15.30 WIT.

Jenderal bintang dua ini mengaku belum menerima laporan terkait kronologis kejadian penembakan.

“Kami belum tahu kronologinya seperti apa. Sebab komunikasi masih terputus antara Beoga dengan Ilaga, ilaga dengan di sini (Jayapura-red). Untuk sementara kita juga masih dalami,” paparnya.

Terpisah, Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyampaikan dirinya sudah mengetahui informasi gugurnya Kabinda Papua.

Mathius Fakhiri mengatakan, saat ini perkuatan anggota masih berada di Beoga.

Menurut Mathius Fakhiri, status Beoga memang belum sepenuhnya kondusif pasca beberapa rentetan peristiwa yang terjadi di daerah tersebut.

“Status Beoga masih siaga, belum aman. Kita tetap melakukan langkah-langkah pemulihan dengan penindakan hukum di sana,” tegasnya.

Sementara itu, dari data yang didapat Cenderawasih Pos (jaringan pojoksatu.id), terjadi Kontak tembak di sekitar Kampung Dambet atau sekitar sekolah dasar (SD) yang sebelumnya dibakar KKB Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Minggu (25/4).

Sekira pukul 09.20 WIT, tim termasuk Kabinda Papua, Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya berangkat ke Kampung Dambet menggunakan delapan unit sepeda motor untuk melaksanakan observasi lapangan.

Sekira pukul 15.50 WIT, diperoleh informasi terjadi kontak tembak antara rombongan dengan KSB di Kampung Dambet.

Pukul 16.00 WIT, Tim Satgas Elang dan Delta melaksanakan evakuasi ke lokasi kontak dengan berjalan kaki.

Berdasarkan laporan handy talky (HT) Kabinda terkena tembakan di bagian kepala dan dievakuasi dari Beoga ke Mimika, Senin (26/4).

Adapun rencana evakuasi Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya yaitu dari Beoga ke Timika menggunakan hellycopter caracal. Setelah itu jenazah diterbangkan ke Jakarta.

Berikut ini 7 teror OPM di Puncak Papua selama April 2021.

8 April 2021

OPM melakukan aksi penembakan di salah satu kios di Kampung Julugoma. Dalam aksi ini, OPM menembak mati seorang guru SD Inpres Beoga atas nama Oktovianus Rayo. OPM juga membakar tiga ruangan di SMA Negeri 1 Beoga.

9 April 2021

OPM kembali menembak seorang Guru SMPN 1 Beoga bernama Yonatan Randen dengan luka tembak di bagian dada hingga meninggal dunia.

11 April 2021

OPM berulah lagi dengan membakar sembilan ruangan di SMPN 1 Beoga.

14 April 2021

OPM pimpinan Lekagak Telenggen, menembak mati seorang pengendara ojek bernama Udin (41) di Kampung Eromoga, Distrik Emokia.

15 April 2021

OPM menembak seorang pelajar kelas X SMA Negeri Ilaga bernama Ali Mom di Kampung Uloni, Distrik Ilaga.

17 April 2021

OPM kembali berulah di Kampung Dambet, dengan membakar gedung sekolah, rumah kepala suku dan tiga rumah dinas guru.

25 April 2021

OPM menembak Kabinda Papua Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Nugraha Karya saat melakukan observasi lapangan di Kampung Dambet. (fia/ana/nat/cepos)