Sempat Makan Bakso dan Kuliner, Echa Si Putri Tidur Banjarmasin Tertidur Lagi Siang dan Malam

Gadis di Banjarmasin Kalimantan Selatan ini tidur selama 9 hari di bulan April 2021 (ist)
Gadis di Banjarmasin Kalimantan Selatan ini tidur selama 9 hari di bulan April 2021 (ist)

POJOKSATU.id, BANJARMASIN – Echa si Putri Tidur Banjarmasin kembali tertidur siang dan malam sejak Minggu malam (11/4). Sebelumnya Echa sempat bangun, makan bakso dan kuliner.

Siti Raisa Miranda atau Echa (17) kembali tertidur sejak Minggu malam (11/4). Padahal Echa sudah sempat bangun dan beraktivitas normal selama satu hari.

Echa sempat makan bakso dan kuliner bersama kawan-kawannya yang lain.

Pada Sabtu (10/4) pagi, Echa sempat bangun sejak tertidur siang dan malam selama 9 hari sebelumnya.


Remaja yang dijuluki si Putri Tidur dari Banjarmasin, Kalsel ini kembali tertidur pada Minggu (11/4/2021) malam dan hingga Rabu pagi (14/4), Echa masih tidur .

“Sekarang masih tidur dia. Sabtu dia bangun. Minggu malam tidur lagi,” kata ayah Echa, Mulyadi, saat dihubungi, Selasa (13/4).

Pada saat terbangun pada Sabtu (10/4) pagi, kondisi tubuh Echa masih lemah.

Anak kedua pasangan Mulyadi dan Lili ini sempat beraktivitas seperti biasa ketika terbangun setelah 9 hari tertidur.

“Seperti biasa (setelah bangun dari tidur), siang kuliner. Malamnya makan bakso, kemudian pulang, dia tidur,” ucapnya.

Dia mengatakan, setelah tertidur lagi, Echa dibawa ke RS untuk mendapat perawatan.

Dalam kondisi tertidur, pihak keluarga memberi asupan kepada Echa berupa susu cokelat untuk tambahan energi.

“Makannya kami suapin. Biasanya makan makanan yang disediakan RS. Dia senang Kentucky (ayam goreng) atau lalapan. Kalau mau itu, kita beli atau bawa dari rumah,” kata dia.

Mulyadi belum mengungkap rencana pengobatan Echa lebih lanjut dan masih berfokus pada saran dokter untuk pemulihan Echa.

Mulyadi mengatakan putrinya sudah dibawa ke RSUD Dr Ansari Saleh Banjarmasin. Namun pihak dokter meminta agar diagnosis soal kondisi putrinya tidak diekspose dulu.

Echa diduga mengalami gejala tidur panjang akibat sindrom langka hipersomnia.

Sudah dua kali Echa tertidur panjang siang dan malam.

Pada 2017, Echa si Putri Tidur itu pernah mengalami gejala serupa. Pada waktu itu, Echa sempat tertidur 13 hari.

Lalu yang kedua awal April 2021 ini, Echa tertidur panjang selama 9 hari dan baru bangun pada Sabtu pagi itu.

(ral/int/pojoksatu)