Saat Orang Mau Puasa Ramadhan, Belasan Pasangan Ini Malah Ngamar di Siang Hari

Belasan pasangan yang terjaring razia di hotel dan penginapa di Banjarmasin (jpc)
Belasan pasangan yang terjaring razia di hotel dan penginapa di Banjarmasin (jpc)

POJOKSATU.id, BANJARMASIN— Di saat orang mau puasa Ramadhan 1442 H, belasan pasangan mesum ini malah masuk hotel dan penginapan Senin siang (12/4) di Banjarmasin, Kalsel.

Seperti diketahui, Satpol PP dan Damkar Banjarmasin menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di tengah siang bolong Senin (12/4) siang atau sehari sebelum Puasa Ramadhan 1442 H.

Petugas berhasil mengamankan belasan pasangan bukan suami istri atau pasangan mesum dari sejumlah hotel dan penginapan kelas melati di Banjarmasin.

Total, 25 orang terjaring. Kebanyakan dewasa, adapula yang masih remaja. Mereka terjaring di Hotel Pelangi di Jalan Sutoyo S, Hotel Melayu di Jalan Kampung Melayu Darat, Hotel Rajawali di Jalan Kol Sugiono dan Filips Homestay di Jalan Kemiri.


Dari pengakuan belasan pasangan ini, ada yang memang ngamar dan bukan muhrim.

Ada yang baru bertunangan. Ada yang mengaku sekadar asyik-asyik. Adapula yang berdalih untuk menemui teman lama.

“Saya tadi cuma mau mengantarkan makanan,” kata ML yang terjaring.

Ketika dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Banjarmasin, Ahmad Muzaiyyin mengaku hanya coba-coba menggelar razia pekat di siang bolong pada Senin siang atau sehari sebelum Puasa Ramadhan.

Di luar dugaan, ternyata malah banyak tangkapan.

“Banyak yang tak bisa menunjukkan KTP atau bukti sebagai pasangan resmi. Pengawasan ke hotel dan losmen akan kami perketat lagi,” ujarnya.

Soal sanksi, Kasi Bimbingan Penyuluhan Satpol PP, Rosmiati menambahkan, pasangan-pasangan ini akan didata.

Diminta meneken surat perjanjian untuk tak mengulangi perbuatan serupa. Dan dipanggil orang tua atau kerabatnya sebelum diizinkan pulang ke rumah masing-masing. (ral/jpnn/pojoksatu)