Reshuffel Kabinet Jilid II, PPP Sudah Haqul Yakin

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf, yang juga Sekjen PPP Arsul Sani di SICC, Sentul, Bogor, Minggu (14/7/2019). Foto: Adi/PojokSatu.id
Wakil Ketua MPR Arsul Sani

POJOKSATU.id, JAKARTA – Wacana reshuffle kabinet menyusul peleburan Kemendikbud-Riset dan Kementerian Investasi agar tidak didramatisir.

Alasannya, tidak lain lantaran soal perombakan kabinet sepenuhnya adalah kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani di Kantor DPP PKS, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Arsul bahkan menduga, wacana reshuffle kabinet itu juga belum dikomunikasikan dengan Wakil Presiden Maruf Amin.


“Hemat saya, di luar presiden enggak ada yang tahu ya. Saya kira Pak Wapres pun mungkin belum diberi tahu orang-orangnya. Saya yakin itu,” katanya dilansir dari RMOL (jaringan PojokSatu.id).

“Maka hemat saya, sudahlah soal reshuffle ini jangan kemudian didramatisasi, saya rasa enggak usahlah,” sambungnya.

Arsul justru mempertanyakan apakah reshuffle kabinet akan diikuti oleh pergeseran kementerian yang lain selain Kemenristek yang melebur menjadi Kemendikbud-Ristek.

Sebab, PPP sendiri selaku partai koalisi tidak ada tawaran kursi dari presiden.

“Pertanyaan adalah apakah reshuffle itu akan diikuti dengan pergeseran atau penggantian pos lainnya? Kan itu pertanyaannya,” tuturnya.