Habib Rizieq Ngamuk-ngamuk dalam Sidang lalu Ngaku Salah dan Minta Maaf

Sidang lanjutan kasus kerumunan yang menghadirkan Habib Rizieq Shihab sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (12/4/2021). Foto JPNN

Ia juga meminta JPU agar tidak memotong pertanyaan yang ia ajukan kepada Bayu.

“Kalau Anda tidak tersinggung, Anda jangan mengganggu saya bertanya,” ujar Rizieq kepada JPU.

Rizieq menyatakan, bahwa apa yang ia lakukan dalam sidang itu berkaitan dengan hidupnya.

“Ini mempertaruhkan nasib saya, saya yang dipenjara bukan Anda. Saya yang dipenjara. Saya sudah enam bulan dipenjara,” sambungnya.


HRS menyatakan, dirinya saat itu sudah menerima sanksi dan tak keberatan membayar denda yang dibebankan kepadanya.

“Saya bayar 50 juta. Saya rela, saya rida. Saya mengaku salah, saya minta maaf kepada masyarakat ketika itu,” katanya.

 

Kombes Heru Novanto Di-Cut

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab juga memotong jawaban yang diberikan mantan Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto, yang dihadirkan sebagai salah satu saksi.

Rizieq mempertanyakan kenapa polisi saat itu tidak membubarkan pesta pernikahan putrinya dan Maulid Nabi yang digelar di kediamannya di Petamburan.

“Saudara kenapa tidak membubarkan?” tanya Rizieq kepada Heru.

Heru pun menjawab bahwa pembubaran kerumunan sengaja tidak dilakukan lantaran pertimbangan menghindari kerusuhan dengan massa yang berjumlah 5.000 orang.