TMII Akhirnya Bicara, Pembangunan dan Pengelolaan Tidak Pernah Pakai Uang Negara

Sekretaris Yayasan Harapan Kita Tria Sasangka Putra dalam jumpa pers di TMII, Minggu (11/4/2021). Foto: JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Yayasan Harapan Kita akhirnya angkat bicara setelah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) diambil alih negara.


Mereka menyatakan, selama ini pihaknya sama sekali tidak pernah menggunakan uang negara dalam mengelola TMII.

Baik itu pembangunan sampai dengan pengelolaan.

Pun demikian dengan pengelolaan selama 44 tahun ke belakang yang juga tanpa ada kucuran uang dari negera.


Sebaliknya, semua itu dibiayai langsung oleh Yayasan Harapan Kita.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi konferensi pers Kementerian Sekretariat Negara(Kemensetneg) dan Kepala Staf Presiden (KSP) Meoldoko.

“Tanpa bantuan anggaran dari pemerintah,” kata Sekretaris Yayasan Harapan Kita Tria Sasangka Putra dalam jumpa pers di TMII, Jakarta Timur, Minggu (11/4/2021).

Tidak hanya itu, katanya, perbaikan, pembangunan fasilitas baru, perawatan, hingga pelestarian TMII merupakan kontribusi Yayasan Harapan Kita kepada negara.

Semua itu, kata dia, langsung menjadi milik negara, bukan milik Yayasan Harapan Kita.

“Sehingga dengan demikian Yayasan Harapan Kita tidak pernah membebani dan merugikan keuangan negara,” ungkap Tria.