Pengelola TMII Membalas: Gak Pernah Dibantu Pemerintah tapi Pajak Miliaran Ditarik Terus

Sekretaris Yayasan Harapan Kita Tria Sasangka Putra dalam jumpa pers di TMII, Minggu (11/4/2021). Foto: JPNN

POJOKSATU.id, JAKARTA – Direktur Utama Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Achmad Tanribali Lamo membantah tidak pernah memberikan kontribusi kepada negara.


Sebaliknya, taman rekreasi yang digagas Tien Soeharto itu selama inin menjadi salah satu pembayar pajar terbesar. di Indonesia.

“Paling besar di TMII itu pajak tontonan (pajak hiburan), selain PPh 21, PPh 25, dan sebagainya,” ujar Tanribali dalam konferensi pers di TMII, Minggu (11/2/2021).

Pada 2018 saja, pajak hiburan yang disetor pihaknya mencapai Rp9,4 miliar. Setahun kemudian, angkanya naik menjadi Rp9,7 miliar.


Sementara pada 2020, pajak hiburan yang disetor menjadi Rp2,6 miliar lantaran adanya dampak pandemi Covid-19.

“(Pandemi) Ini membuat penurunan luar biasa bagi aktivitas di TMII, sehingga program kerja kita juga laksanakan perubahan,” tuturnya.

“Hampir 60 persen kegiatan di TMII kita hilangkan karena Covid-19,” sambung dia.

Sementara, Sekretaris Yayasan Harapan Kita, Tria Sasangka Putra menambahkan, pihaknya telah memberikan banyak kontribusi kepada negara.