Anggota TNI Tewas Ditikam Saat Bantu Korban Kecelakaan, Ini Pelakunya

Dodi Anggara, tersangka penusuk anggota TNI Serka Edi Maryono.

POJOKSATU.id, OKU – Anggota TNI AD, Serka Edi Maryono meninggal setelah ditikam oleh Dodi Anggara (28) di Desa Sukaraja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan (Sumsel).


Pelaku telah diamankan di Mapolda Sumsel setelah sebelumnya menyerahkan diri ke polisi.

Direktur Ditreskrim Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIK membenarkan tersangka sudah menyerahkan diri.


“Proses selanjutnya tetap dilakukan oleh tim penyidik Polres OKU Timur, namun penahannya dilakukan di Rutan Polda Sumsel,” kata Hisar.

Peristiwa pembunuhan terhadap Serka Edi Maryono terjadi pada Minggu (4/4) sekitar pukul 20.59 WIB.

Kejadian bermula saat terjadi kecelakaan lalulintas di depan rumah korban di Desa Sukaraja, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur.

Saat itu, korban berusaha membantu. Tiba-tiba pelaku datang mengendarai sepeda motor.

Pelaku Dodi Anggara cekcok mulut dengan korban Serka Edi Maryono.

Pelaku kemudian menusuk korban Serka Edi Maryono tepat di bagian dada sebelah kiri.

Melihat korban ditikam, pihak keluarga langsung membawa korban ke Puskesmas Sukaraja.

Puskesmas Sukaraja angkat tangan. Korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit DKT. Namun nyawa korban tak tertolong.

Hisar menjelaskan, korban meninggal akibat luka tusukan di bagian vital.

Sejumlah saksi kasus pembunuhan itu telah dimintai keterangan, termasuk pelaku.

“Sudah dimintai keterangan sejumlah saksi yang dilakukan oleh penyidik Polres OKU Timur. Dalam waktu dekat pemberkasan tidak membutuhkan waktu lama karena sudah diperoleh,” ujar Haisar.

Pelaku akan dijerat Pasal 351 KUHP atau 340 KUHP.

“Kira-kira pasal apa yang paling tepat yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain,” ungkap Haisar.

Sebelumnya Kapolres OKU Timur AKBP Dalizon SIK MH menjelaskan, pelaku sudah menyerahkan diri ke Polda Sumsel.

Ia mengatakan bahwa kejadian itu bermula dari cekcok mulut antara korban dan pelaku di lokasi kecelakaan lalulintas.

“Diawali dengan cek cok mulut. Pelaku tidak tau kalau korban itu anggota TNI. Pelaku di rumahnya sempat bercerita dengan keluarga. Dan pihak keluarga mendorong pelaku untuk menyerahkan diri,” jelasnya.

Diketahui, Serka Edi Maryono merupakan anak pertama dari enam bersaudara dan berdinas di RS DKT Baturaja. Korban sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sukaraja, OKU Timur. (dho/sumeks)