Surat Wasiat Zakiah Aini Sudah Ditemukan Keluarga Sebelum Penyerangan, Sukanya dalam Kamar

Baku tembak di Mabes Polri satu terduga teroris tewas ditembak (ist)

Sementara, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit mengatakan, Zakiah Aini melakukan tembakan kepada petugas sebanyak enam kali.


Dua kali ditembakkan kepada polisi di dalam pos, dua kali menembak polisi di luar serta dua kali kepada anggota polisi yang ada di belakangnya.

“Karena itu, polisi melakukan tindakan tegas terukur hingga tewas di tempat kejadian,” kata Kapolri di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (23/3) malam.

Zakiah Aini diketahui masuk dari pintu belakang Bareskrim Polri menuju pos gerbang utama Mabes Polri.


Selanjutnya terduga teroris tersebut menanyakan keberadaan kantor pos.

Petugas yang ditanyai oleh perempuan tersebut menunjukkan arah kantor pos yang ditanyainya.

Setelah mendatangi pos, perempuan itu pergi dan kembali mendatangi pos jaga.

Pada saat kembali tersebut perempuan yang diketahui eks salah satu mahasiswa perguruan tinggi namun “drop out” atau pemutusan studi tersebut menembaki petugas sebanyak enam kali.

Berdasarkan hasil olah TKP diketahui Zakiah Aini beralamat tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua, Wetan, Kecamatam Ciracas Kota Jakarta Timur.

(ruh/pojoksatu)