Tanggapi Foto Viral, Seniman Sardono Kusumo: Gibran Duduk di Atas Karena Diminta Pak Basuki

Gibran Rakabuming Raka bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljo (humas pemkot solo)

POJOKSATU.id, SOLO – Dalam foto dan video yang viral, terlihat Gibran Rakabuming Raka duduk di level lebih atas dibanding Menteri PUPR Basuki dan seniman Sardono W Kusumo. Sardono pun memberikan penjelasan soal ini.

Sebuah foto viral di media sosial memberitakan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, duduk di atas meja di depan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono yang duduk di bawahnya.

Dalam narasi foto itu, Gibran Rakabuming Raka disebut tak beradab karena memposisikan duduk lebih tinggi dibandingkan Menteri PUPR Basuki.

Keterangan foto lainnya bahkan menyebut jika Gibran tidak beradab karena duduk di atas meja di depan Menteri Basuki Hadimuljono.


Seniman Sardono W Kusumo pun memberikan penjelasan terkait foto yang viral di media sosial ini.

Saat itu mereka tengah berada di MasDon Art Center milik Sardono Kusumo.

Foto tersebut diambil pada Sabtu (27/3) kemarin di sela kunjungan Menteri Basuki ke Solo untuk meninjau Taman Balekambang.

Sardono menegaskan kabar viral tersebut salah. Dia menjelaskan tempat yang diduduki Gibran bukanlah meja, melainkan kursi penonton pertunjukan seni di MasDon Art Center yang memang berlevel.

Ketinggian kursi penonton semakin ke depan semakin rendah.

“Itu bukan meja. Itu tempat duduk penonton untuk acara pertunjukan seni. Justru tempat duduk di bawah itu biasa dipakai tamu undangan,” kata guru besar Institut Kesenian Jakarta (IKJ), Minggu (28/3/2021).

Sardono lalu menjelaskan awal mula Gibran duduk di atas. Ternyata Gibran duduk di atas karena diminta oleh Basuki.

“Jadi awalnya itu Mas Gibran malah mau duduk di samping Pak Basuki. Sama Pak Basuki diminta duduk di atas situ, karena kita mau diskusi,” ujar Sardono seperti dilansir detikcom.

Sardono secara pribadi menilai posisi Gibran di atas bukan bermaksud tidak sopan. Situasi saat itu pun berlangsung cair.

“Saya nggak merasa kok. Itu suasananya cair, kita sedang diskusi, nggak ada masalah sebenarnya,” jelasnya.

(ral/int/pojoksatu)