Bu Kades Wotgalih Buka Suara, Ucapannya Mirip dengan PIL-nya,”Gak Mungkin Bawahan Sama Atasan”

Kades Wotgalih Rini Kusmiyati dan Salam.

POJOKSATU.id, PASURUAN— Bu Kades Wotgalih Rini Kusmiyati (38) akhirnya muncul ke publik dan buka suara usai 5 hari digerebek suami. Rini membantah dia selingkuh dengan stafnya, Salam (35).


Bu Kades Wotgalih Rini Kusmiyati menegaskan tak punya hubungan gelap dengan Kasi Pelayanan Desa, Salam.

“Nggak ada hubungan macam-macam sama Pak SL. Itu fitnah. Gak mungkin bawahan sama atasan,” kata Rini Kusmiyati di Polres Pasuruan Kota, Jumat (26/3/2021).


Ucapan yang sama pernah disampaikan Salam kepada wartawan saat diwawancarai di Polres Pasuruan Kota, Senin (22/3/2021). Bahwa Salam tak mungkin selingkuh dengan atasannya, tak mungkin bawahan sama atasan.

“Saya sempat telpon sama perangkat itu. Terus sempat ketemu di jalan, saya bilang masalah urusan di desa, masalah terkait pencairan beras setiap bulan,” katanya.

Baca Juga :

Pengakuan Staf yang Bugil Bersama Bu Kades di Pasuruan, “Gak Mungkin Bawahan dengan Atasan”

“Lah pak SL itu kan operator. Terus saya ketemu di pinggir jalan, terus yang punya rumah kenal sama pak SL. Lah ‘Tidak enak pak SL kalau ngomong di pinggir jalan, silakan masuk aja,” jelasnya.

Rini Kusmiyati mengaku saat itu pemilik rumah tidak mengetahui jika dirinya Kades Wotgalih.

Diminta masuk oleh pemilik rumah, Rini Kusmiyati pun masuk.

“Yang punya rumah tidak tahu saya kepala desa. Terus saya masuk, baru masuk, diperbolehkan masuk sama yang punya rumah, langsung digerebek,” jelasnya.

Bu Kades Wotgalih Rini Kusmiyati menegaskan saat digerebek, dia dan Salam berada di ruang tamu, bukan di dalam kamar. Saat itu, kata dia, pemilik rumah juga ada di dalam.

“Itu bukan rumah kosong, ada orangnya di dalam. Itu bukan di kamar, di ruang tamu,” katanya.

Bu Kades Rini Kusmiyati juga menolak dituduh tidak memakai busana dan kabur saat digerebek. Salam, kata dia, malah dipaksa buka baju oleh orang-orang yang menggerebek.

“Tidak benar. Itu saksinya anak saya. Saat digerebek saya langsung dipegang anak saya. Pak SL dipaksa buka baju. Lalu dipaksa buka celana. Tidak mau, sempat tarung, berkelahi. Langsung dikejar,” jelasnya.

(ral/int/pojoksatu)