Usai Tabrak Bocah 7 Tahun, Polisi Jumpai Barang Bukti Mobil Mercy di Rumah Pelaku di Cakung

Screenshoot pengemudi Mercy tabrak bocah 7 tahun di Kelapa Gading (ist)
Screenshoot pengemudi Mercy tabrak bocah 7 tahun di Kelapa Gading (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA — Pengemudi mobil Mercy MRK (21) melarikan diri setelah menabrak bocah berumur 7 tahun berinisial J di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu pagi (21/3).

Mercy yang dikemudikan MRK langsung melesat usai menabrak korban berusia 7 tahun bersama kedua orangtuanya yang sedang berolahraga Minggu pagi.

“Tersangka mengaku melarikan diri karena takut dan syok akibat adanya kecelakaan tersebut,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo dalam jumpa pers di Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (24/3/2021).

Peristiwa kecelakaan lalu lintas ini terjadi pada Minggu (21/3) pagi.


Saat itu, tersangka hendak pergi ke rumah orang tuanya di Cakung, Jakarta Timur.

“Pada saat itu pagi-pagi yang bersangkutan dari rumahnya mau ke rumah ortunya di Cakung,” kata Sambodo.

Polisi sebetulnya sudah mengidentifikasi mobil yang dipakai tersangka saat itu dan sudah mendatangi rumah tersangka di Cakung.

Namun, saat itu tersangka tidak ada di rumah orang tuanya dan hanya ditemukan mobil Mercy tersebut.

“Jadi barang bukti ini juga kita dapatkan di rumah orang tuanya di Cakung,” lanjutnya.

Kecelakaan bermula ketika pagi itu mobil Mercy bernopol B-2388-RFQ melaju di Jalan Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakut melaju ke arah barat.

Setiba di lokasi, mobil tersebut menabrak korban yang sedang jalan pagi bersama kedua orang tuanya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka berat dan pendarahan otak. Sedangkan kedua orang tua korban mengalami luka ringan.

Polisi kemudian menyelidiki kasus kecelakaan tersebut. Polisi melakukan upaya pencarian identitas kendaraan karena saat itu CCTV yang ada di lokasi buram dan tidak bisa menangkap pelat nomor.

Hingga akhirnya, polisi menemukan identitas kendaraan dan mendatangi ke alamat rumah pemilik kendaraan di Cakung. Saat itu hanya ada mobilnya di rumahnya, tetapi tersangka tidak di tempat.

Tersangka baru kemudian menyerahkan diri pada Rabu (24/3) siang tadi ke Polres Metro Jakarta Utara. Polisi kemudian menetapkannya sebagai tersangka dan menahannya.

 

(ral/int/pojoksatu)