Pengendara Mercy Penabrak Bocah Ternyata Berstatus Mahasiswa, Polisi: Korban Alami Pendarahan di Otak

Screenshoot pengemudi Mercy tabrak bocah 7 tahun di Kelapa Gading (ist)
Screenshoot pengemudi Mercy tabrak bocah 7 tahun di Kelapa Gading (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA- Meski sempat melarikan diri, pelaku tabrak lari terhadap seorang anak yang berusia tujuh tahun dan kedua orang tuannya di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Minggu (21/3) akhirnya menyerahkan diri ke Kepolisian.

“Tersangka baru tadi jam 11.30 WIB menyerahkan diri dengan diantar orang tuanya dan dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan akan terus berjalan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Kantor Subdit Gakkum Polda Metro Jaya di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (25/3)

Pelaku tabrak lari tersebut diketahui berinisial MRK (21) dan berprofesi sebagai mahasiswa di salah satu perguruan tinggi.

Dijelaskan Yusri, ada tiga orang yang menjadi korban tabrak lari tersebut, yakni seorang anak berusia tujuh tahun dan kedua orang tuanya.


Akibat tabrakan tersebut sang anak menderita luka berat dan harus dirawat di ICU. Dedangkan kedua orang tua korban menderita luka ringan.

“Bapaknya luka ringan, ibunya juga, tetapi anaknya luka berat sampai sekarang masih dirawat, di ICU karena ada pendarahan di otak,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan MRK sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Saudara MRK (21) mahasiswa telah ditetapkan sebagai tersangka dengan tiga alat bukti. yaitu keterangan saksi lima orang kemudian hasil analisa rekaman CCTV dan kamera ETLE serta petunjuk adanya cover spion dan gril depan yang tertinggal di TKP,” kata Sambodo.

Adapun pasal yang dikenakan yakni Pasal 310 ayat 3 UU Nomor 22 Fahun 2009 dengan ancaman 5 tahun penjara dan atau Pasal 312 dengan ancaman 3 tahun penjara.

“Yang bersangkutan sudah ditetapkan tersangka dan akan dilakukan penahanan,” kata Sambodo.

(dhe/pojoksatu/ant)