Tabrak Bocah 7 Tahun Beserta Ortu, Pengemudi Mercy Tersangka, “Saya Lagi Ngatur Seat Belt”

Screenshoot pengemudi Mercy tabrak bocah 7 tahun di Kelapa Gading (ist)
Screenshoot pengemudi Mercy tabrak bocah 7 tahun di Kelapa Gading (ist)

POJOKSATU.id, JAKARTA – Pengemudi Mercy berinisial MRK (21) penabrak bocah 7 tahun dan ortunya di Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengaku sedang membetulkan kursi dan seat belt saat kecelakaan terjadi.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo menyampaikan pihaknya masih mendalami kasus ini.

Namun MRK mengaku pada polisi bahwa pada saat itu sedang kekurangan konsentrasi mengemudi.

“Makanya itu masih kita dalami bahwa yang bersangkutan sedang mengatur kursi, seat belt, dan sebagainya, jadi tidak memperhatikan situasi di jalanan,” ujar Sambodo di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (23/3/2021).


Kendati begitu, polisi tetap akan melakukan pemeriksaan lebih jauh. Terlebih, MRK juga sedang dites urine.

“Yang bersangkutan juga sudah kita lakukan cek urine. Namun hasilnya masih kita tunggu,” ucap dia.

Kejadian tabrak lari ini terjadi pada Minggu (21/3) lalu sekira pukul 06.17 WIB. Korbannya berjumlah tiga orang, terdiri dari ayah, ibu, dan anaknya yang masih berusia 7 tahun.

Polisi juga sudah menetapkan mahasiswa berinisial MRK (21) sebagai tersangka kasus tabrak lari bocah 7 tahun di Kelapa Gading, Jakut.

Pelaku juga telah ditahan polisi.

“Sekarang sudah kita tetapkan sebagai tersangka. Sekarang kita lakukan penahanan terhadap tersangka tersebut,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran, Jaksel, Rabu (24/3/2021).

Yusri mengatakan bahwa MRK adalah seorang mahasiswa. Saat ini MRK masih diperiksa intensif oleh penyidik Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

“Ini masih kita lakukan pemeriksaan, termasuk motif-motifnya,” jelas Yusri.

Insiden tabrak lari ini terjadi di Jalan Cengkir Raya, Kelapa Gading Timur, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu (21/3) sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu korban bersama orang tuanya sedang berolahraga pagi.

Tiba-tiba saja, korban ditabrak mobil sedan warna hitam dari belakang.

Bukannya berhenti usai menabrak korban, mobil tersebut malah menancap gas melarikan diri. Korban yang ditabrak dari belakang langsung tersungkur.

Setelah korban ditabrak, terlihat seorang pria mendatangi kedua korban. Tampak dia hendak menolong. Pria itu membantu orang tua bocah yang juga tersungkur.

Sementara itu, bocah yang tertabrak terlihat tak bergerak usai ditabrak. Korban terlihat memakai kaus warna kuning.

Tak berselang lama, ada seorang lagi hendak mengejar mobil yang menabrak korban. Namun, pengemudi mobil itu terus menancap gas melarikan diri.

Kejadian ini terekam CCTV di lokasi. Dalam rekaman CCTV itu, pelaku memang langsung melarikan diri dan tak memberikan pertolongan kepada korban.

 

 

(ral/int/pojoksatu)

////////////////////////