4 Hari Usai Ketahuan Bugil Bersama Staf di Kamar, Bu Kades Wotgalih Belum Masuk Kantor

Kades Wotgalih Rini Kusmiyati dan Salam.

POJOKSATU.id, PASURUAN –  Selang empat hari usai digerebek suaminya Eko Martono (38), Kades Wotgalih Rini Kusmiyati (38) belum masuk kantor. Begitu juga dengan staf selingkuhannya, Salam (35).

Seperti diketahui, Minggu pagi (21/3), Eko Martono bersama puluhan warga menggerebek istrinya saat bugil di dalam kamar di salah satu rumah di desa tetangga mereka.

Video penggerebekan kades perempuan Wotgalih ini pun viral di media sosial. Dimana saat digerebek, staf bu kades, Salam, lari terbirit-birit dari dalam rumah sambil menaikkan resleting dan celana jeans-nya.

Salam sempat jadi bulan-bulanan warga sebelum dibawa ke Polresta Pasuruan Kota. Sementara Bu Kades Rini Kusmiyati lari melalui pintu belakang.


Baca Juga :

Bu Kades Wotgalih Tak Tahu Diuntung, Dulu Suaminya Sampai Rela Ngutang Rp150 Juta Saat Pilkades

Dan hingga hari keempat usai kejadian, Bu Kades Rini Kusmiyati, belum juga masuk kantor. Rini juga tak kembali ke rumah suaminya di Desa Wotgalih.

Disebabkan Rini tak kunjung masuk kantor, kendali pemerintahan Desa Wotgalih, untuk sementara dipegang sekretaris desa.

Camat Nguling, Pasuruan, Bunardi, mengatakan pihaknya belum bisa melakukan tindakan terhadap Rini Kusmiyati dan Kasi Pelayanan Desa Salam (35) atas kejadian ini.

Namun pihaknya sudah melaporkan peristiwa itu ke Bupati Pasuruan.

“Camat belum mengambil sikap. Tapi kami sudah melaporkan ke Pak Bupati, tembusan ke Inspektorat, DPMD, Asisten I Pemkab,” kata Bunardi di Kantor Camat Nguling, Rabu (24/3/2021).

Isi laporan di antaranya kronologi kejadian Kades Wotgalih dan Kasi Pelayanan Desa digerebek oleh suaminya di desa tetangga.

Camat Bunardi juga melaporkan bahwa pelayanan masyakarat saat ini di Desa Wotgalih dipegang sekretaris desa.

“Soal pencopotan kan ada mekanismenya, kalau proses di polisi lanjut ke pengadilan dan ada putusan tetap baru bisa. Kami masih berpegang pada praduga ya, kan baru praduga perselingkuhan,” jelasnya.

 

(ral/int/pojoksatu)