Hasto Nilai Wajar Rakyat Marah Indonesia Diusir dari All England, Nasionalisme Tinggi

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

POJOKSATU.id, JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai kemarahan rakyat lantaran tim Indonesia diusir dari All England di Birmingham, Inggris.

Ia juga menilai bahwa rakyat berhak marah dan tersinggung atas pelakuan terhadap atlet kebanggaan tanah air.

Itu lantaran rakyata Indonesia memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi dan ingin bendera Merah Putih berkibar di turnamen tersebut.

“Rasa itu (amarah) muncul karena adanya nasionalisme atau rasa cinta tanah air yang tinggi,” kata Hasto kepada wartawan, Minggu (21/3/2021).


Perasaan itu pula yang sangat dipahami Proklamator RI Bung Karno ketika membangun Gelora Bung Karno (GBK).

Hasto mengatakan, GBK dibangun dengan sebuah semangat besar kemajuan Indonesia Raya, termasuk di kancah internasional.

Landasannya adalah nasionalisme yang tinggi.

“Bung Karno memahaminya, sehingga GBK dibangun sebagai pusat penggemblengan atlet nasional untuk berprestasi internasional. Bukan sebagai pusat bisnis,” ujarnya.

“Semangat nasionalisme itu juga sebagaimana ditunjukkan dalam semangat Games of the New Emerging Forces atau Ganefo. Ganefo lahir karena protes Indonesia atas keiikutsertaan Israel dalam Olimpiade tahun 1962,” tandasnya.

Sementara, akun Instagram resmi All England sepertinya tidak kuat menghadapi ganasnya serangan netizen Indonesia yang dikenal super militan.

Sejak Sabtu (20/3) kemarin, akun @allenglandofficial tersebut sudah tidak lagi ada alias menghilang.

“Tautan yang Anda ikuti mungkin rusak, atau halaman mungkin telah dihapus. Kembalilah ke Instagram,” tulis Instagram saat alamat akun tersebut dituliskan di kolom pencarian.

Untuk diketahui, sejak tim Indonesia diusir dari ajang yang disebut bergengsi itu pada Kamis (18/3) kemarin, netizen Indonesia tanpa dikomando langsung melakukukan serangan.

Padahal saat itu, enam wakil Indonesia sudah bertanding dan memastikan diri maju ke babak kedua atau babak 16 besar.

Alasannya, karena ada salah satu penumpang yang sepesawat dengan tim Indonesia terpapar Covid-19.

Terbaru, tim Indonesia tak perlu menjalani isolasi 10 hari di Birmingham, Inggris, sebagaimana protokol yang ditentukan otoritas kesehatan Inggris, National Health Service (NHS).

Setelah berkoordinasi dengan berbagai pihak, khususnya dengan Duta Besar RI di London, Desra Percaya, tim akan kembali ke Indonesia pada Minggu (21/3/2021).

Selain membantu untuk kepulangan tim Indonesia, pihak KBRI juga memfasilitasi tes kit untuk swab secara mandiri, yang nantinya dibawa KBRI ke laboratorium di Birmingham untuk dites PCR. Proses swab dilakukan dokter PP PBSI.

Tim bulutangkis Indonesia dijadwalkan akan bertolak dari Inggris pada Minggu (21/3) pukul 17.40 waktu setempat menggunakan maskapai Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK1972 dari London ke Istanbul.

Setelah transit selama dua jam, perjalanan pulang dilanjutkan dengan nomor penerbangan TK56 tujuan Istanbul ke Jakarta, dan diperkirakan tiba di Tanah Air pada pukul 18.00 WIB.

(rmol/ruh/pojoksatu)