Daripada Makin Panas, AHY dan Moeldoko Diingatkan Islah, Jika Tidak Ini yang Bakal Terjadi

AHY dan rombongan tiba di Kemenkumham RI, Jakarta, Senin (8/3/2021). Foto RMOL

POJOKSATU.id, JAKARTA- Pengamat Politik Emrus Sihombing menyorti hubungan panas antara kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan kubu Moeldoko.


Menurut Emrus hubungan panas mantan Mayor dan Panglima itu diprediksi akan terus berlanjut dalam waktu yang tidak bisa diprediksi.

Kendati demikian, Dosen Universitas Pelita Harapan (UPH) itu menyarankan AHY dan Moeldoko untuk melakukan islah atau damai dalam waktu dekat ini.

“Menurut saya supaya masalah tersebut tidak berlanjut dan melebar kemana-mana AHY dan Moeldoko tempuh jalur islah, jalan satu-satunya,” katanya dihubungi Pojoksatu.id di Jakarta, Kamis (11/3/2021).


Lebih jauh, Emrus menilai, jika kubu AHY dan Moeldoko tidak segera melakukan islah maka akan berpotensi membuka rahasia satu sama lain, sehingga berujung pelaporan.

“Jika tidak, bisa semakin terjadi saling membuka kelemahan satu dengan lain, bisa jadi saling lapor ke polisi,” tutur Emrus.

“Dalam waktu sesingkat-singkatnya tidak islah maka pembicaraan-pembicaraan yang selama ini terjadi di ruang privat bisa mengemuka di ruang publik,” terangnya.

Seperti diketahui, hubungan kubu AHY dan Moeldoko belakangan ini semakin panas pasca Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumetera Utara (Sumut).

Bahkan, kubu mantan Panglima era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu berencana akan melaporkan Sekretaris Jenderal Majelis Tinggi, Andi Alfian Mallarangeng.

Pelaporan itu rencananya akan dilakukan sore tadi, Kamis (11/3) ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik terhadap Moeldoko dan Marzukie Alie.

Namun, pelaporan yang rencananya akan dilayangkan oleh Kepala Komunikasi Publik Partai Demokrat kubu Moeldoko, yaitu Razman Nasution ditunda.

“Pelaporan Andi Mallarangeng yang rencananya akan dilakukan sore ini, kita tunda,” kata Razman Nasution saat konferensi pers di Kediaman Moeldoko, Menteng Jakarta Pusat, Kamis (11/3/2021).

Akan tetapi, Razman tidak membeberkan secara jelas alasan penundaan peloporan terhadap mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) itu.

“Intinya teman-teman media kita akan kabarkan lagi pelaporan itu, mungkin dalam waktu dekat ini,” pungkasnya.

(Muf/pojoksatu)