Update Kecelakaan Bus Maut di Tanjakan Cae, Kapolda Jabar: Bangkai Bus Akan Dievakuasi Menggunakan Crane

Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri

POJOKSATU.id, SUMEDANG- Kecelakaan Bus pariwisata di Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3) yang terjadi sekitar pukul 18.10 wib, merenggut nyawa 27 orang penumpang bus tersebut, sementara 39 lainnya mengalami luka dan masih dalam perawatan.

Pasca kejadian, Kapolda Jabar Irjen Ahmad Dofiri langsung mengecek lokasi kejadian, Kamis (11/3) guna memastikan penyebab kecelakaan terjadi.

“Jadi saat kejadian Rabu kemarin, memastikan kondisi cuaca sedang hujan ketika terjadinya kecelakaan maut di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang. Selain itu, ruas jalan di lokasi kejadian bukan diperuntukkan untuk bus berkapasitas besar,” jelas Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri, Kamis (11/3).

Ditegaskan Kapolda, bahwa jalur ini jalur alternatif.


“Kalau kita lihat ini kan jalur alternatif,” paparnya ketika meninjau lokasi kejadian.

Jenderal bintang dua ini memastikan, terdapat 27 korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas itu dan 39 orang teruka.

“Sampai saat ini polisi masih melakukan olah TKP untuk mengungkap penyebab bus bisa terperosok ke jurang. Diperkirakan, olah TKP bakal berlangsung selama dua hingga tiga hari ke depan,” jelasnya.

Terkait evakuasi bus, menurut Dofiri, bakal diupayakan untuk dievakuasi dengan menggunakan crane.

“Adapun bus itu terperosok ke jurang dengan kedalaman sekitar 20 meter.
Sekarang kita usahakan mudah-mudahan bisa diangkat dengan crane ya,” terangnya.

(rif/pojoksatu)