Olah TKP Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae Sumedang, Ini Metode yang Digunakan Polda Jabar

kecelakaaan bus di tanjakan cae sumedang

POJOKSATU.id, SUMEDANG- Petugaa gabungan dari Satlantas Polres Sumedang, Dishub Kabupaten Sumedang dan Ditlantas Polda Jabar terus menyelidiki penyebab kecelakaan yang dialami bus pariwisata Sri Padma dengan nomor Polisi T 7591 TB.

Hari ini Tim gabungan melakukan penyelidikan mendalam, di lokasi kecelakaan di kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang.

Dirlantas Polda Jabar, Kombes Pol Eddy Djunaedi menjelaskan bahwa proses penyelidikan terus dilakukan.

“Dalam kecelakaan seperti, biasanya polisi bakal menerapkan sistem Traffic Accident Analysis (TAA),” jelasnya, Kamis (11/3) saat dihubungi.


Ditegaskannya, dalam penyelidikan di lokasi kejadian, dilakukan reka ulang.

“Kita lakukan reka ulang, kecelakaan lalulintas. Dari moteda TAA, dapat diketahui bagaimana detik-detik terjadi kecelakaan dan apa penyebab kecelakaan yang terjadi,” jelasnya.

Meski telah merilis jumlah korban, Kombes Eddy belum dapat menjelaskan bagaimana kronologis kecelakaan bus pariwisata bernama Sri Padma tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan, dan mendalami untuk kronologis dan penyebab kecelakaan,” jelasnya.

Bus yang membawa pelajar SMP asal Subang, merupakan bus pariwisata bernama Sri Padma bernomor polisi T 7591 TB yang mengangkut puluhan peziarah dan tour SMP IT Al Muawanah, Cisalak Subang. Sebanyak 27 orang meninggal dunia akibat kecelakaan Rabu (10/3) kemarin, sekitar pukul 18.10 wib.

Bus tersebut mengangkut rombongan setelah berziarah dari Pamijahan, Tasikmalaya. Hal itu diketahui dari nametag yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa kecelakaan lalu lintas dialami sebuah bus pariwisata yang mengangkut wisatawan asal Subang, di wilayah Tanjakan Cae, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang pada Rabu (10/3) malam.

Menurut informasi yang dihimpun dilapangan, kecelakaan itu melibatkan satu unit bus.

Dari laman media sosial yang diunggah oleh akun Instagram @aslisumedang, terlihat bus itu terperosok ke jurang. Terlihat pula video ambulans melintas dengan kecepatan tinggi.

Saat dikonfirmasi ke Kanitlaka Lantas Polres Sumedang, Iptu Adam Rohmat membenarkan perihal kecelakaan tersebut.

“Iya benar (kecelakaan) di Wado Tanjakan Cae,” kata Kanitlaka Polres Sumedang Iptu Adam Rohmat melalui sambungan telepon, Rabu (10/3) malam.

(rif/pojoksatu)