Berisi Anak-anak, Ini Kronologi Bus Pahala Jatuh ke Jurang Wado, Awalnya Tabrak Tiang Listrik

Kecelakaan bus pariwisata di tanjakan Cae, Sumedang

POJOKSATU.id, BANDUNG – Bus pariwisata Pahala Kencana nomor polisi T 7591 TB menabrak tiang listrik hingga terguling di wilayah Tanjakan Cae, Wado, Sumedang Rabu (10/3) malam sekitar pukul 18.00 WIB.

Bus pariwisata Pahala tersebut mengalami kecelakaan di wilayah Kampung Kawungluwuk Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Sumedang, Jawa Barat.

Bus tersebut jatuh ke jurang di Jalan Raya Wado-Malangbong pada Rabu 10 Maret 2021 sekitar pukul 18.00 WIB.

Sebelum jatuh ke jurang, bus Pahala lebih dulu menabrak tiang listrik yang berada di sekitar lokasi kejadian.


Menurut hitungan sementara aparat desa di sana, lebih 15 orang dikabarkan meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.

Bus nahas berisi ibu-ibu dan anak-anak tersebut melaju dari arah Malangbong tujuan Sumedang. Kecelakaan terjadi tepatnya di Kampung Kawung Luwuk RT 1 RW 6 Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kec. Wado, Sumedang.

Kepala Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Dede Suhendar kepada wartawan melalui ponselnya, menjelaskan kecelakaan tersebut.

“Bus pariwisata itu ukurannya cukup besar dan jumlah penumpang pun banyak, ada ibu-ibu, anak-aank dan orang tua,” ucapnya, Rabu (10/3) malam.

Dede menambahkan, belasan orang yang meninggal dunia, kini sudah dibawa ke Puskesmas Wado.

“Saya sendiri ikut mengevakuasi korban yang meninggal dunia, ada sebanyak 15 orang. Ya, meninggal dunia sekira belasan orang,” jelasnya.

Mengutip sebagian penumpang yang selamat, kades mengatakan jika korban merupakan rombongan asal Subang.

“Mereka pulang dari tempat ziarah, Pamijahan Tasikmalaya,” ucap dia.

Korban masih dievakuasi dan di lokasi pun sudah ada petugas dari kepolisian.

Kasat Lantas Polres Sumedang AKP Eryda membenarkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan sebuah bus masuk jurang.

“Ya benar, masih kita lakukan evakuasi kepada korban di lokasi kejadian,” jelasnya, Rabu (10/3) malam.

 

(arf/pojoksatu)